
MALANG, Suararakyat62
Seorang anak berinisial B, 8 tahun, warga Desa Tirtomoyo, Kabupaten Malang, kini berada dalam perlindungan Polsek Pakis setelah melarikan diri dari rumah pada Jumat (16/5/2026) pagi. Anak tersebut diduga menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh ibu kandungnya berinisial EMP.
Kronologi kasus ini terungkap setelah ayah sambung korban, Eko, mendatangi rumah pemilik kontrakan tempat B dan dua adiknya tinggal, pada 28 April 2026. Saat itu, Eko mendapat informasi dari pemilik kontrakan, , bahwa B sudah dua hari tidak masuk sekolah.
“Saat sore harinya, B sempat mampir ke rumah tetangga Di sana terlihat ada luka memar di lengan kanannya,” kata Eko saat dikonfirmasi.
Pada 29 April 2026, Eko kembali mendatangi kontrakan. Karena EMP tidak ada di tempat, ia berkomunikasi dengan B melalui jendela. Dalam percakapan yang direkam sebagai barang bukti, B mengaku dipukul menggunakan hanger baju oleh ibunya.

B menyebut pemukulan terjadi setelah ada laporan dari teman sekolahnya ke orang tua teman tersebut, yang kemudian disampaikan ke EMP. B membantah tuduhan itu, namun mengaku tidak diberi kesempatan membela diri.
Ayah kandung B kemudian membuat laporan resmi ke Polres Malang di Kepanjen pada 4 Mei 2026.
Kasus ini memuncak pada Jumat pagi, 16 Mei 2026 pukul 08.08 WIB. B melarikan diri ke rumah ketua RW untuk meminta bantuan menghubungi layanan darurat 110. Dari sana, ia dibawa ke Polsek Pakis untuk mendapatkan perlindungan dan pemeriksaan lebih lanjut. B mengaku mengalami kekerasan di bagian kepala, leher, punggung, dan kaki.
Kapolsek Pakis membenarkan adanya anak yang kini berada dalam perlindungan pihaknya. “Benar, saat ini anak tersebut dalam penanganan kami. Proses pendalaman dan pemeriksaan terhadap pihak terkait masih berjalan,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak EMP belum dapat dimintai keterangan. Kasus ini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak PPA Polres Malang.
Polisi mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kasus ini untuk melapor ke pihak berwajib.
(Nyak ila)




