PASURUAN, Suararakyat62.com

Menutup masa pembelajaran selama tiga tahun, SMP Negeri 4 Pasuruan menggelar acara Purnawiyata Kelas IX Tahun Pelajaran 2025/2026. Kegiatan ini mengangkat tema “Golden Four: Faith, Opportunity, Unity, Resilience”, yang menjadi landasan nilai yang ingin ditanamkan kepada setiap siswa. Melalui tema tersebut, sekolah mengharapkan keimanan yang teguh, kepekaan memanfaatkan peluang, jiwa persatuan, serta ketangguhan menghadapi tantangan senantiasa menjadi pegangan mereka dalam melanjutkan jenjang pendidikan dan menjalani kehidupan ke depan.
Acara berlangsung dengan suasana khidmat dan sarat makna di Gedung Kesenian Kota Pasuruan, Kamis 18/7/2026. serta dihadiri oleh unsur pimpinan daerah, pengelola sekolah, keluarga siswa, tenaga pendidik, dan seluruh peserta didik yang akan menyelesaikan masa belajarnya. Kehadiran mereka menjadi bukti dukungan bersama dalam melepas dan mendoakan langkah baru para lulusan.
Sebagai pembuka yang menghangatkan suasana, rangkaian penampilan karya dan prestasi siswa ditampilkan kepada hadirin. Ananda Syahlaa, peraih Juara 2 Lomba Menyanyi Solo pada ajang FLS3N Kota Pasuruan tahun 2026, membawakan lagu Laskar Pelangi yang menginspirasi. Penampilan dilanjutkan dengan alunan musik ansambel yang dimainkan oleh Zulfa, Karin, dan Radit peraih Juara 3 FLS3N tahun yang sama serta aksi pantomim yang memukau dari Zaldi dan Mail yang berhasil meraih Juara 1 di ajang tersebut. Semua ini menjadi cerminan bahwa sekolah tidak hanya membangun kecerdasan, tetapi juga mengembangkan bakat dan potensi setiap siswa.
Di antara seluruh rangkaian kegiatan, momen sungkeman menjadi bagian yang paling menyentuh hati. Dengan langkah penuh hormat, para siswa menghampiri orang tua masing-masing diiringi alunan musik yang lembut. Sebagai wujud terima kasih dan bakti, mereka menyerahkan seikat bunga, sementara orang tua memakaikan gordon dan selempang nama sebagai tanda dukungan serta kebanggaan. Dalam suasana yang haru itu, permohonan maaf dan doa restu dipanjatkan, menjadi bekal yang paling berharga untuk melangkah ke jenjang pendidikan berikutnya.

Acara inti dimulai dengan penampilan Tari Remo yang lincah dibawakan oleh Ananda Icha dari Kelas VII G, dilanjutkan dengan penyanyian lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars SPANPA oleh paduan suara sekolah Geya Kala Gistara. Dalam sambutannya, Ketua Komite Sekolah Adji Prabowo, S.T., menyampaikan rasa syukur atas kerja sama yang terjalin antara pihak sekolah, pendidik, dan orang tua dalam mendampingi perkembangan siswa.
Kepala SMP Negeri 4 Pasuruan, Makhrus Siddiq, S.Psi., M.Pd.I., menyampaikan pandangan yang mendalam: “Purnawiyata bukanlah tanda berakhirnya sebuah perjalanan, melainkan awal dari babak baru yang lebih luas. Teruslah menjaga akhlak, integritas, dan semangat belajar kapan pun dan di mana pun kalian berada.”
Sementara itu, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan yang diwakili oleh Kepala Bidang Kebudayaan, Agus, memberikan apresiasi atas pencapaian sekolah dalam bidang akademik maupun nonakademik. Beliau berpesan agar para lulusan tumbuh menjadi pribadi yang bermanfaat, cerdas, serta memiliki karakter yang membawa kebaikan bagi lingkungan sekitarnya.
Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi yang telah ditunjukkan, sekolah memberikan apresiasi khusus kepada sepuluh siswa berprestasi unggul. Penghargaan ini menjadi pengingat bahwa kerja keras dan ketekunan senantiasa akan membuahkan hasil yang membanggakan.
Suasana kegiatan semakin terasa akrab dan penuh kenangan melalui penampilan vokal tunggal maupun kelompok yang membawakan lagu-lagu yang mewakili perjalanan kebersamaan. Di tengah kebahagiaan tersebut, hadirin juga mengenang jasa almarhumah Ibu Eni Suswati, mantan Guru Bimbingan dan Konseling, melalui tayangan video kenangan. Momen ini mengajarkan arti keteladanan dan pengabdian yang tulus.
Puncak acara berlangsung khidmat ketika seluruh siswa Kelas IX A hingga IX H maju satu per satu untuk bersalaman dan menerima pengesahan secara langsung dari Kepala Sekolah, disertai iringan lagu kenangan dari paduan suara sekolah. Rangkaian kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dan penayangan kreasi video dari setiap kelas, sebagai tanda kenang-kenangan selama masa belajar di almamater.
Dengan mengusung semangat “Golden Four”, SMP Negeri 4 Pasuruan berharap setiap lulusan membawa nilai-nilai tersebut ke mana pun melangkah. Semoga mereka menjadi generasi yang tetap teguh pada prinsip, siap menghadapi tantangan, serta mengharumkan nama keluarga, sekolah, dan bangsa.
Selamat melanjutkan perjalanan, sukses selalu bagi seluruh lulusan Tahun Pelaja
ran 2025/2026.
Ap/Red




