*Pasokan Air Mati Total di Kepanjen, Perumda Tirta Kanjuruhan Tuntaskan Perbaikan Pipa 12 Inci di Ngajum*

Scroll Untuk Lanjut Membaca

*MALANG, SuaraRakyat62.com -* Pasokan air bersih yang sempat mati total di wilayah Kepanjen, Kabupaten Malang, kini berangsur pulih. Perumda Tirta Kanjuruhan memastikan perbaikan pipa distribusi utama berdiameter 12 inci di kawasan Palaan, Kecamatan Ngajum, telah selesai dikerjakan.

Perbaikan pipa vital tersebut menjadi penyebab terganggunya layanan selama beberapa hari terakhir. Sebelumnya, Perumda telah mengeluarkan imbauan kepada pelanggan untuk menampung air sebagai langkah antisipasi, mengingat proses perbaikan dan normalisasi jaringan membutuhkan waktu 1 x 24 jam.

Kebocoran pipa ini berdampak cukup luas. Sejumlah wilayah di Kepanjen mengalami penurunan debit hingga mati total, di antaranya Kelurahan Ardirejo, Panggungrejo, Sengguruh, Mangunrejo, Mangir, Cepokomulyo, dan beberapa desa sekitarnya. Kondisi ini mengganggu aktivitas domestik warga.

Keluhan warga pun ramai di media sosial. Salah satunya disampaikan warga bernama Dyah yang berharap perbaikan segera rampung karena air tidak mengalir sama sekali sehingga aktivitas mandi dan memasak terhambat.

Menindaklanjuti keluhan tersebut, Perumda Tirta Kanjuruhan bergerak cepat melakukan perbaikan. Usai perbaikan selesai, pengaliran air tidak langsung dilakukan dengan tekanan penuh, melainkan secara bertahap.

> “Normalisasi kami lakukan secara bertahap. Langkah ini penting untuk menjaga stabilitas tekanan air dan mencegah terjadinya kebocoran susulan akibat hentakan tekanan,” terang manajemen Perumda Tirta Kanjuruhan.

Hasilnya, pada Selasa (6/10/2026) pasokan air mulai kembali dirasakan warga.

“Alhamdulillah sudah mengalir. Kemarin sempat mati total beberapa jam, sorenya baru normal kembali,” ujar Huda, warga Kepanjen.

Meski pada Selasa pagi masih ada beberapa titik yang alirannya belum stabil, memasuki sore hari seluruh wilayah terdampak dilaporkan sudah kembali mengalir lancar.

Perumda Tirta Kanjuruhan juga menjelaskan, potensi air keruh pasca-perbaikan merupakan hal wajar. Perubahan tekanan di dalam pipa dapat mengangkat sedimen yang mengendap, sehingga air tampak keruh untuk sementara waktu dan akan kembali jernih setelah pengaliran berjalan normal.

Pihak Perumda mengimbau pelanggan di wilayah Kepanjen untuk tetap bijak menggunakan air dan melakukan penghematan hingga kondisi jaringan benar-benar stabil.

Mak Ila