Kota Batu, SuaraRakyat62.com — Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) memastikan bantuan pipanisasi untuk warga Dusun Wonocari, Kecamatan Batu, akan direalisasikan pada awal tahun 2026.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Kadis Perkim Kota Batu Pastikan Bantuan Pipanisasi Wonocari Terwujud di Awal 2026

Kepala Dinas Perkim Kota Batu, Drs. Arief As Siddiq, M.H, menegaskan bahwa program pipanisasi tersebut telah dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026.

“Kami dari Dinas Perkim berkomitmen dan memastikan anggaran pipanisasi Dusun Wonocari sudah masuk dalam APBD 2026. Realisasinya akan dilakukan pada awal tahun depan,” ujar Arief, Sabtu (25/10/2025).

Arief menjelaskan, rencana pipanisasi untuk tahun 2025 sempat tertunda akibat kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat. Namun, ia memastikan program tersebut tidak dibatalkan, melainkan hanya mengalami penundaan.

“Untuk tahun 2025 ini memang terkendala karena efisiensi dari pusat, jadi masih ditunda, bukan dibatalkan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Arief menyebutkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Ketua Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPAM) pada awal Oktober 2025 untuk memastikan kesiapan pelaksanaan proyek tersebut.

“Kami sudah berkomunikasi dengan Ketua HIPAM sejak awal Oktober untuk memastikan kesiapan teknis dan kebutuhan lapangan agar pelaksanaannya bisa langsung jalan di awal 2026,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa Dinas Perkim Kota Batu akan terus menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kebutuhan akses air bersih, termasuk di wilayah Dusun Wonocari yang menjadi prioritas utama tahun depan.

“Kami mendengar langsung aspirasi warga dan menindaklanjutinya. Awal 2026 nanti kami pastikan bantuan pipanisasi untuk Dusun Wonocari sudah bisa direalisasikan,” tutup Arief.

Dengan terealisasinya program pipanisasi tersebut, warga Dusun Wonocari diharapkan dapat menikmati akses air bersih yang lebih layak dan merata. Langkah Dinas Perkim Kota Batu ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga di kawasan perdesaan.

 

 

Pewarta; Mak_Ila