PASURUAN, SUARARAKYAT62.COM

Menjelang keberangkatan misi kemanusiaan ke wilayah bencana di Aceh, Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 2 Kostrad, Mayjen TNI Susilo, melakukan pengecekan langsung kesiapan prajurit dan perlengkapan di Markas Batalyon Zeni Tempur 10/JP/2 Kostrad, Kabupaten Pasuruan pada Kamis (18/12/2025).
Kunjungan kerja tersebut bertujuan memastikan seluruh unsur satuan, baik personel maupun alutsista, benar-benar siap sebelum diberangkatkan ke daerah terdampak bencana yang dijadwalkan pada Jumat pagi.
Kedatangan Pangdivif 2 Kostrad disambut langsung oleh Komandan Yonzipur 10/JP/2 Kostrad, Letkol CZI Amito Surya Mutiara, bersama ratusan prajurit. Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara satuan di Markas Yonzipur 10, di mana Pangdivif 2 Kostrad bertindak sebagai inspektur upacara.
Dalam amanatnya, Mayjen TNI Susilo menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan profesionalisme prajurit dalam menjalankan tugas penanggulangan bencana. Menurutnya, misi kemanusiaan menuntut kecepatan, ketepatan, serta kesiapan mental dan fisik seluruh personel.
“Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, baik terhadap perlengkapan perorangan prajurit maupun alat berat zeni yang akan dikerahkan. Langkah ini penting untuk meminimalkan kendala teknis di lapangan, mengingat medan di wilayah bencana memiliki tingkat kesulitan yang tinggi,” tegasnya.
Ia juga memastikan bahwa prajurit Yonzipur 10/JP/2 Kostrad yang akan diberangkatkan telah dinyatakan siap, baik dari aspek personel, perlengkapan, maupun kesiapan operasional satuan. “Seluruh rangkaian persiapan berjalan tertib dan menunjukkan kesiapan penuh satuan dalam mengemban misi kemanusiaan di Aceh,” pungkas Mayjen TNI Susilo.
Usai upacara, Pangdivif 2 Kostrad bersama Komandan Yonzipur 10 meninjau langsung barisan prajurit serta mengecek satu per satu peralatan dan alat berat yang disiapkan untuk mendukung operasi penanggulangan bencana di wilayah terdampak.
Penulis : Abdul Khalim



