Scroll Untuk Lanjut Membaca
Kebocoran Pipa PDAM Sebabkan Banjir Dadakan di Jalan Raya Tambaksari

 

Pasuruan, SuaraRakyat62.com

Suasana malam di Desa Tambaksari, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, tiba-tiba berubah mendadak pada Sabtu (13/6/2026). Warga dan pengguna jalan dikejutkan oleh luapan air yang datang secara tiba-tiba, hingga menggenangi seluruh permukaan jalan raya di kawasan tersebut. Genangan yang cukup luas ini terlihat menyebar perlahan, mengubah kondisi jalan yang biasanya kering dan ramai menjadi terendam air dalam waktu singkat.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, luapan air tersebut diduga kuat bersumber dari kebocoran jaringan pipa air milik PDAM yang tertanam di tanah sekitar jalan. Air menyembur keluar dengan deras, meluber melintasi bahu jalan hingga akhirnya memenuhi badan jalan utama. Akibatnya, terjadilah banjir dadakan yang langsung mengganggu kelancaran aktivitas sehari-hari, terutama bagi mereka yang melintas di jalur tersebut.

 

Kejadian ini terjadi tepat di ruas jalan penghubung antara Warungdowo menuju Sidogiri, persis di depan gerai Alfamart Tambaksari. Terlihat jelas genangan air yang cukup tinggi menghalangi pandangan dan laju kendaraan. Para pengendara sepeda motor maupun mobil terpaksa memperlambat kecepatan kendaraannya secara signifikan, bahkan sebagian berjalan sangat hati-hati, untuk menghindari risiko tergelincir, terperosok ke lubang jalan yang tersembunyi, maupun kecelakaan lain yang mungkin terjadi.

 

Kisah peristiwa tersebut tergambar jelas dari penuturan salah satu warga yang menyaksikan langsung peristiwa itu. Rendi, 24 tahun, seorang pedagang mie ayam yang biasa berjualan di lokasi tersebut, mengisahkan pengalamannya dengan rinci. “Saya biasa buka dagangan mulai pukul 8 pagi hingga 8 malam. Saat itu pukul 7 malam, saya sedang mulai berkemas karena dagangan sudah habis terjual. Tiba-tiba terdengar suara seperti letupan ‘blub’, lalu anak-anak yang sedang bermain di dekat tempat saya berteriak mengatakan air menyembur. Benar saja, tak lama kemudian air memancar keluar dari dalam tanah dengan semburan yang cukup besar, lalu dengan cepat membanjiri seluruh area sekitar,” jelasnya.

 

Melihat kondisi yang terus memburuk, warga sekitar menyampaikan harapan agar instansi terkait segera turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan mendalam dan perbaikan secepatnya. Mereka menyadari bahwa selain menghambat arus lalu lintas, genangan air yang terus-menerus membasahi badan jalan juga berisiko merusak struktur jalan jika dibiarkan terlalu lama tanpa penanganan.

 

Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi yang disampaikan oleh pihak berwenang atau pengelola air minum mengenai penyebab pasti terjadinya kebocoran tersebut. Masyarakat pun tetap menunggu kepastian dan tindak lanjut, agar masalah ini segera terselesaikan dan tidak menimbulkan kerugian atau gangguan yang lebih besar lagi bagi kepentingan umum.

 

Penulis: Abdul Khalim