SUARARAKYAT62, PEKANBARU – Polda Riau terus mematangkan berbagai rangkaian kegiatan dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”. Berbagai kegiatan sosial, keagamaan, olahraga hingga pelayanan publik digelar sebagai bentuk pengabdian Polri yang semakin dekat dan bermanfaat bagi masyarakat.

Ketua Panitia Hari Bhayangkara ke-80 Polda Riau, Kombes Pol Imran Amir, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi sarana memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui aksi nyata.

“Seluruh kegiatan yang kami laksanakan diarahkan untuk memberikan manfaat nyata kepada masyarakat, memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan pelayanan publik, serta mempererat hubungan antara Polri dan seluruh elemen masyarakat,” ujar Kombes Imran Amir, Jumat (19/6/2026).
Ia menjelaskan, sejumlah kegiatan yang telah dan sedang dilaksanakan di antaranya bakti sosial, bakti kesehatan, penyaluran bantuan sosial, pembangunan fasilitas air bersih, bedah rumah, anjangsana kepada purnawirawan dan keluarga besar Polri, serta bakti religi di rumah-rumah ibadah.
Selain itu, Polda Riau juga menggelar Gerakan Indonesia Asri, bazar UMKM dan pasar rakyat, doa bersama lintas agama, ziarah rombongan ke Taman Makam Pahlawan, hingga kegiatan pemuliaan nilai-nilai Tribrata dan pencucian pataka.

Dalam bidang peningkatan kapasitas personel, Polda Riau menyelenggarakan berbagai perlombaan seperti lomba Satpam, BUJP dan Polsus, lomba fungsi kepolisian, lomba ketahanan pangan, kebersihan mako, menembak, Satpam Teladan, Bhabinkamtibmas Teladan, Satkamling, Public Speaking, dan sejumlah kompetisi lainnya.
Menurut Kombes Imran, setiap kegiatan memiliki tujuan yang berbeda namun saling melengkapi dalam meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat.
“Bakti kesehatan bertujuan meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan dan kurang mampu. Program air bersih dan bedah rumah diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sementara bantuan sosial menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap warga yang membutuhkan,” jelasnya.
Sementara itu, kegiatan sosial dan keagamaan seperti anjangsana, bakti religi, serta doa bersama lintas agama dilaksanakan guna memperkuat nilai kebersamaan, toleransi, dan persatuan.
Kombes Imran juga menyampaikan bahwa pada 6 Juli 2026 mendatang akan dilaksanakan bakti sosial terpusat yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo secara nasional.
“Seluruh jajaran Polda Riau telah mempersiapkan pelaksanaannya agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan,” ungkapnya.
Selain kegiatan sosial, Polda Riau juga menyiapkan agenda olahraga berskala nasional melalui pelaksanaan Riau Bhayangkara Run 2026 yang akan digelar pada 19 Juli 2026 di Kota Pekanbaru.
Ajang lari terbesar di Sumatera tersebut akan menjadi puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tingkat Polda Riau dengan melibatkan sebanyak 15.080 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Menurut Imran, Riau Bhayangkara Run telah berkembang menjadi lebih dari sekadar ajang olahraga, melainkan wadah kolaborasi antara Polri dan masyarakat dalam membangun budaya hidup sehat, memperkuat solidaritas sosial, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
“Riau Bhayangkara Run 2026 menjadi momentum mempererat hubungan Polri dengan masyarakat, membangun semangat hidup sehat, serta menyampaikan pesan kepedulian terhadap lingkungan,” katanya.
Tingginya antusiasme masyarakat yang ditunjukkan dengan habisnya kuota peserta, lanjut Imran, menjadi bukti bahwa Hari Bhayangkara telah menjadi momentum kebersamaan yang tidak hanya dimiliki oleh institusi Polri, tetapi juga masyarakat luas.
“Pada akhirnya, seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan wujud nyata semangat Polri untuk Masyarakat, yaitu hadir, bekerja, dan memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” tutupnya.
(Rilis Humas Polda Riau)




