SUARARAKYAT62, ROHUL – Polsek Rambah Samo terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus mewujudkan swasembada pangan yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah, turun hingga ke area hutan rimba tempat Petani menanam jagung.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Prioritaskan Swasembada Polsek Rambah Samo Turun Hingga ke Hutan Rimba

Sebagai bentuk dukungan tersebut, personel Polsek Rambah Samo melaksanakan pengecekan tanaman jagung pipil di Desa Sei Salak, Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu, Senin (29/6/2026) sekitar pukul 12.25 WIB.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kanit Samapta Polsek Rambah Samo AIPTU Berlan Simanjuntak bersama Kanit Intelkam BRIPKA Amron Sugiraharjo dan Bhabinkamtibmas AIPDA Gondo Wahyu Utomo, S.H. Kegiatan juga dihadiri perangkat desa serta kelompok tani setempat.

Dari hasil pengecekan, tanaman jagung pipil hibrida jenis Pioneer P32 Singa yang ditanam secara tumpangsari di lahan seluas sekitar 7 hektare tersebut tumbuh dengan cukup baik. Tanaman yang telah berusia sekitar 90 hari itu memiliki tinggi berkisar antara 80 hingga 160 sentimeter dan diperkirakan mampu menghasilkan panen yang maksimal.

Kapolsek Rambah Samo melalui personelnya menyampaikan, kegiatan monitoring tersebut merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dan mewujudkan swasembada pangan.

“Kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya para petani, tidak hanya dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam mendorong peningkatan produksi pertanian,” ujarnya.

Menurutnya, pendampingan dan monitoring yang dilakukan secara berkala diharapkan dapat memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengelola lahan pertanian sehingga produktivitas pertanian di wilayah Kecamatan Rambah Samo terus meningkat.

Sinergitas antara Polri, pemerintah desa, dan kelompok tani juga diharapkan mampu memperkuat upaya mewujudkan ketahanan pangan yang tangguh dan berkelanjutan demi tercapainya swasembada pangan nasional.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan penuh semangat kebersamaan antara Polri, pemerintah desa, serta kelompok tani.