Kota Pasuruan, SuaraRakyat62.com – Euforia kemenangan Persebaya Surabaya pada partai final Piala Presiden 2026 disambut penuh suka cita oleh ratusan Bonek Pasuruan (Bonpas) yang menggelar nonton bareng (nobar) di Aula Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan, Kamis (6/8/2026) malam.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Persebaya Juara Piala Presiden 2026, Euforia Ratusan Bonek Pasuruan Pecah di Kandang Banteng

Sejak kick off dimulai, suasana nobar berlangsung meriah. Sorak sorai, nyanyian, hingga yel-yel khas Bonek terus menggema memenuhi aula. Ketegangan sempat menyelimuti para suporter ketika pertandingan harus ditentukan melalui babak adu penalti. Namun, setelah tendangan penentu berhasil membawa Persebaya keluar sebagai juara, seluruh ruangan langsung bergemuruh oleh teriakan kemenangan dan pelukan antarsuporter.

Kemenangan tersebut menjadi momen bersejarah bagi Bajul Ijo yang untuk pertama kalinya berhasil mengangkat trofi Piala Presiden.

Koordinator Bonek Pasuruan (Bonpas), Rizaldi, yang akrab disapa Mamed, mengaku bangga atas perjuangan para pemain Persebaya yang tampil penuh semangat hingga berhasil mengalahkan Persib Bandung.

“Kami sangat bersyukur dan bangga. Persebaya akhirnya mampu mempersembahkan gelar Piala Presiden pertama bagi seluruh Bonek. Terima kasih kepada para pemain, pelatih, dan semua pihak yang telah berjuang. Terima kasih juga kepada DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan yang telah memfasilitasi acara nobar sehingga kami bisa merasakan kebahagiaan ini bersama-sama,” ujar Mamed.

Senada dengan itu, Fajar, Bonek asal Kelurahan Kandangsapi yang bertugas sebagai jerigen atau pemandu yel-yel selama nobar, mengatakan kemenangan ini menjadi hadiah istimewa bagi seluruh pendukung Persebaya.

“Atmosfer malam ini luar biasa. Semua Bonek kompak bernyanyi dan memberikan dukungan penuh sejak awal pertandingan. Saat penalti terakhir masuk, seluruh suporter langsung bersorak, saling berpelukan, bahkan ada yang meneteskan air mata karena akhirnya Persebaya menjadi juara,” ungkap Fajar.

Ia berharap keberhasilan tersebut menjadi awal kebangkitan Persebaya untuk terus berprestasi di kompetisi nasional maupun internasional.

Pada laga final yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Persebaya sempat unggul lebih dahulu melalui gol Ramadhan Sananta pada menit ke-20. Namun Persib Bandung berhasil menyamakan kedudukan empat menit kemudian lewat sundulan Patricio Matricardi.

Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal dan babak tambahan usai. Persib bahkan harus bermain dengan 10 orang setelah Mariano Peralta menerima kartu merah langsung pada menit ke-112 usai pelanggaran keras yang dikonfirmasi melalui Video Assistant Referee (VAR).

Pemenang akhirnya ditentukan melalui drama adu penalti. Persebaya tampil lebih tenang dan sukses menang dengan skor 6-5, sekaligus memastikan diri sebagai juara Piala Presiden 2026 untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.

Sementara itu, pada pertandingan perebutan peringkat ketiga, Persija Jakarta berhasil mengalahkan Arema FC dengan skor 3-1.

Hasil Akhir Piala Presiden 2026:

  • Juara: Persebaya Surabaya
  • Runner-up: Persib Bandung
  • Peringkat Ketiga: Persija Jakarta
  • Peringkat Keempat: Arema FC

Perayaan kemenangan di Kota Pasuruan berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Para Bonek yang hadir menunjukkan bahwa dukungan kepada tim kebanggaan dapat diwujudkan dengan cara yang sportif, damai, dan tetap menjaga kondusivitas.

 

(Yus)