ROKAN HULU, SuaraRakyat62.com — Sekolah Sepak Bola (SSB) Pondok Darussalam Kecamatan Kabun menggelar laga uji coba menghadapi SSB Young Abadi di Lapangan Desa Pematang Tebih, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu, Minggu (20/9/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Dari Pesantren ke Lapangan Hijau, SSB Pondok Darussalam Bina Talenta Muda

Pertandingan tersebut diikuti sejumlah kelompok usia, yakni kategori U13, U14 dan U15. Para pemain SSB Pondok Darussalam merupakan anak-anak yang mendapatkan pembinaan sepak bola di bawah asuhan Coach Yama Utama.

Manager sekaligus Pembina SSB Pondok Darussalam, Ustad Jamal Wahyudi, mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu terobosan pihak pondok pesantren dalam memberikan ruang bagi anak-anak untuk berolahraga dan menjaga kebugaran.

“Ini merupakan salah satu terobosan untuk menjaga kebugaran anak-anak Pondok Pesantren Darussalam. Selain itu, kegiatan seperti ini juga menjadi ajang silaturahmi dan mempererat hubungan antarpemain, pelatih, orang tua serta lingkungan olahraga,” ujar Jamal.

Menurutnya, kegiatan olahraga, khususnya sepak bola, tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan fisik dan teknik pemain, tetapi juga membentuk karakter anak agar memiliki disiplin, sportivitas, kerja sama dan rasa tanggung jawab.

“Yang terpenting adalah bagaimana anak-anak memiliki kegiatan yang positif. Mereka dapat belajar disiplin, menghargai lawan, bekerja sama dalam tim dan tetap menjunjung tinggi sportivitas,” tambahnya.

Sementara itu, salah seorang orang tua wali pemain, Ahmad Kurniawan, menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan ekstrakurikuler yang digagas Pondok Pesantren Darussalam.

Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mengembangkan minat dan bakat di bidang olahraga, khususnya sepak bola.

“Kami sebagai orang tua sangat mendukung kegiatan seperti ini. Anak-anak memiliki ruang untuk menyalurkan bakat dan energinya melalui kegiatan yang positif,” ungkapnya.

Senada, Coach Yama Utama menilai sepak bola dapat menjadi salah satu sarana positif dalam membentuk aktivitas dan karakter anak-anak.

“Sepak bola merupakan salah satu kegiatan yang dapat menjadi bagian dari kehidupan anak-anak. Dengan olahraga, mereka memiliki kegiatan yang sehat, belajar disiplin, bekerja sama dan dapat terhindar dari berbagai aktivitas negatif,” katanya.

Ia berharap Pondok Pesantren Darussalam terus eksis memberikan dukungan terhadap anak-anak yang memiliki bakat di bidang sepak bola.

“Harapan kami, pembinaan ini terus berlanjut. Anak-anak yang memiliki bakat harus diberikan kesempatan untuk berkembang, baik melalui latihan maupun pertandingan uji coba seperti ini,” pungkasnya.

Laga uji coba tersebut sekaligus menjadi bagian dari proses pembinaan pemain usia dini agar mereka mendapatkan pengalaman bertanding serta memahami nilai sportivitas sejak usia muda.(es)