MALANG, SUARARAKYAT62.COM

Ribuan warga memadati jalanan Desa Pulungdowo, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, dengan penuh antusiasme pada Minggu, 13 September 2026, untuk menyaksikan Pulungdowo Culture Carnival 2026. Perhelatan akbar yang digagas Pemerintah Desa Pulungdowo ini mengusung semangat “Pulungdowo Maju, Pulungdowo Berkah”, menghadirkan warna baru dalam khazanah budaya masyarakat setempat.
Acara dibuka secara istimewa dengan persembahan tarian dari Sanggar Cokro Buwono di bawah pimpinan Bunda Ika Jangkung. Gemulainya gerak para penari sejak awal berhasil menyihir hadirin, menghadirkan suasana hangat yang kental dengan nilai-nilai budaya sebelum iring-iringan karnaval resmi melangkah.

Karnaval ini diikuti oleh 29 peserta sound horeg yang datang dari berbagai daerah. Mereka menampilkan beragam kreasi budaya, kostum kreatif, serta atraksi menghibur sepanjang rute perjalanan. Tak kalah meriah, setiap RW di wilayah Desa Pulungdowo juga turut berpartisipasi dengan menampilkan berbagai atraksi gerak dan tari khas masing-masing, memperkaya semarak perhelatan ini. Kemeriahan semakin memuncak dengan gema sound horeg yang menggetarkan sepanjang jalan. Menariknya, peserta tidak hanya berasal dari Malang Raya, tetapi juga dari luar daerah seperti Jawa Tengah, Jember, Kediri, hingga Gresik membuktikan daya tarik acara ini telah menjangkau wilayah yang lebih luas.

Lutfi, salah satu pengunjung sekaligus pecinta seni yang sengaja datang bersama rombongan, menyampaikan kekagumannya terhadap perhelatan ini.
“Saya dan teman-teman sengaja datang jauh-jauh ke sini karena mendengar acara ini menggabungkan sound horeg dengan unsur budaya lokal. Ternyata benar, luar biasa! Seni budayanya kental, suasananya juga akrab. Ini bukti kalau hiburan dan budaya bisa berjalan beriringan dengan indah. Semoga bisa terus diadakan setiap tahun,” ujarnya antusias.

Kegiatan ini juga membawa berkah nyata bagi para pelaku UMKM. Sulastri, salah satu pedagang jajanan yang ditemui di lokasi, mengaku sangat berterima kasih kepada Kepala Desa Pulungdowo.

“Berkat digelarnya karnaval ini, omzet saya jauh lebih besar dibanding hari-hari biasa. Kami para pedagang sangat berharap kegiatan seperti ini terus diadakan setiap tahun agar kami juga bisa ikut merasakan manfaatnya,” ungkapnya dengan wajah bahagia.
Perhelatan ini turut dihadiri oleh unsur Muspika Kecamatan Tumpang beserta jajaran Pemerintah Desa Pulungdowo. Kehadiran para pemimpin daerah menjadi bentuk dukungan nyata untuk mempererat kebersamaan sekaligus memberi ruang seluas-luasnya bagi kreativitas warga. Rute karnaval dimulai dari Taman Makam Pahlawan dan berakhir di depan BUMDes Desa Pulungdowo.
Kepala Desa Pulungdowo, Jangkung Abdi Prayogo, mengapresiasi tingginya partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam menyukseskan acara ini.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan luar biasa dari seluruh masyarakat. Semoga kegiatan ini berjalan lancar, kondusif, dan aman hingga selesai,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia berharap karnaval ini tidak sekadar menjadi hiburan semata, melainkan mampu memperkuat rasa kebersamaan, mempererat tali silaturahmi, sekaligus menjadi wadah berharga untuk mengembangkan potensi dan kreativitas warga Desa Pulungdowo.
Dengan sinergi yang harmonis antara masyarakat, pemerintah desa, pelaku UMKM, dan seluruh pihak yang terlibat, Pulungdowo Culture Carnival 2026 berlangsung sukses sebagai momentum berharga dalam menjaga, melestarikan, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi unggulan Desa Pulungdowo ke kancah yang lebih luas.
(ila)




