Scroll Untuk Lanjut Membaca
Karnaval Kirap Budaya 2026 Membludak Meriah, Semangat HUT RI ke-81 Membara di Desa Oro-Ombo Wetan

 

PASURUAN, Suararakyat62.com

Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Oro-Oro Ombo Wetan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, berlangsung sangat meriah dengan digelarnya Karnaval Kirap Budaya 2026 pada Sabtu, 5 September 2026. Acara yang dimulai pukul 16.00 WIB ini menyedot perhatian warga dari tujuh dusun di wilayah setempat, yang memadati ruas jalan desa untuk menyaksikan arak-arakan budaya.

 

Kegiatan ini menjadi bukti nyata semangat kebersamaan warga dalam memaknai kemerdekaan. Perwakilan dari ketujuh dusun tampil dengan membawa kreativitas terbaik, melibatkan anak-anak hingga ibu rumah tangga dalam barisan karnaval. Penampilan peserta semakin megah dengan hadirnya 21 sound system yang turut memeriahkan suasana, antara lain BREWOK Audio dan RISWANDA Audio, serta penampilan penari yang didatangkan dari luar kota.

Setiap kelompok peserta mengusung tema dan ciri khas yang berbeda, mulai dari nuansa adat Bali, kerajaan, patung Ogoh-Ogoh, hingga budaya Betawi. Beragam kostum tradisional dan pertunjukan tari yang disuguhkan sepanjang rute karnaval membuat suasana semakin hidup dan memukau warga yang menyaksikan.

 

Menurut Agung, perwakilan Karang Taruna sekaligus panitia pelaksana, ini adalah kali kedua karnaval digelar, namun antusiasme tahun ini jauh melampaui penyelenggaraan sebelumnya. “Acara kali ini terasa berbeda dari tahun lalu masyarakat membludak dan sangat meriah. Saya mengucapkan terima kasih kepada Kepala Desa Oro-Oro Ombo Wetan, Bapak Amin Tohari, yang telah memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya acara ini,” ujarnya.

 

Kepala Desa Oro-Oro Ombo Wetan, Amin Tohari, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas partisipasi masyarakat yang berperan aktif menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menilai perayaan HUT RI bukan sekadar rutinitas, melainkan momentum untuk mempererat persaudaraan sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi partisipasi seluruh warga. Kegiatan ini menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan masih terus hidup di tengah masyarakat. Terima kasih kepada seluruh peserta dari tujuh dusun dan masyarakat yang ikut menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung,” ungkap Amin Tohari.

 

Pemerintah desa juga menyampaikan penghargaan kepada jajaran keamanan yang turut mengawal jalannya acara, meliputi unsur TNI, Polri, Satuan Perlindungan Masyarakat (Trantib), dan Petugas Keamanan Lingkungan (Linmas), serta para tokoh masyarakat. Dukungan dan koordinasi yang baik antara panitia, pemerintah desa, warga, dan petugas keamanan menjadi kunci utama terselenggaranya acara yang aman dan lancar.

 

Sementara itu, Ketua Panitia Karnaval, Agung, menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar sarana hiburan, melainkan wadah bagi pemuda dan warga untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus mempererat tali silaturahmi. “Kami ingin karnaval ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkreasi sekaligus mempererat persaudaraan. Yang terpenting, seluruh peserta dapat menikmati kegiatan dengan tetap menjaga ketertiban dan kebersamaan,” tegasnya.

 

Antusiasme yang sama juga dirasakan warga yang telah menyaksikan penyelenggaraan karnaval selama dua tahun berturut-turut. Sokep Bee, salah satu warga Kota Pasuruan, menilai kegiatan ini menghadirkan hiburan sekaligus memperkuat ikatan sosial di tengah masyarakat.

 

“Kegiatannya sangat meriah. Masing-masing dari tujuh dusun memiliki penampilan dan ciri khas tersendiri. Masyarakat juga sangat antusias menonton. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun,” harap Sokep.

 

Karnaval Kirap Budaya 2026 menjadi salah satu bentuk partisipasi aktif masyarakat Desa Oro-Oro Ombo Wetan dalam memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Dengan pengawalan ketat panitia, Karang Taruna, tokoh masyarakat, serta aparat keamanan, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga selesai.

 

Penulis: YUS