Rokan Hulu, SuaraRakyat62.com — Polres Rokan Hulu melaksanakan pengamanan intensif di area PT. Sumatera Karya Agro (SKA), yang berlokasi di Desa Sei Kuning, Kecamatan Rambah Samo, Senin (23/6/2025). Langkah ini dilakukan guna mencegah potensi konflik antara dua kubu organisasi serikat pekerja yang bersengketa di lokasi pabrik kelapa sawit (PKS) tersebut.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Polres Rohul Amankan Situasi di PT. SKA, Kapolres Tegaskan Netralitas

Pengamanan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Rokan Hulu, AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., S.H., M.Si, dengan melibatkan 170 personel kepolisian. Apel pengamanan digelar di depan pabrik PT. SKA sebelum petugas disebar ke titik-titik strategis di sekitar area perusahaan.

“Hari ini kita hadir bukan untuk membela pihak manapun, baik perusahaan maupun kelompok tertentu. Tugas kita adalah menjaga situasi tetap aman, damai, dan kondusif,” tegas Kapolres Emil dalam arahannya kepada seluruh personel.

Kapolres juga menekankan pentingnya netralitas aparat dalam menjalankan tugas. Ia mengingatkan seluruh anggota untuk tetap satu komando, menjaga wibawa institusi Polri, dan memastikan keamanan masyarakat.

Dalam apel tersebut, Kapolres juga memberikan imbauan kepada kedua kelompok serikat, yaitu PUK SPTI dan PUK SPPP SKJ, agar tidak melakukan tindakan provokatif yang dapat memicu kerusuhan.

“Siapa pun yang menjadi provokator dan menciptakan kekacauan, akan langsung kita amankan,” tegasnya.

Diketahui, pengamanan ini dilakukan menyusul adanya potensi konflik antara dua kubu serikat pekerja. PUK SPTI mengklaim telah mendapatkan Surat Perintah Kerja (SPK) dari PT. SKA untuk kegiatan bongkar muat di PKS yang sudah beroperasi selama 1,5 tahun. Sementara itu, kelompok PUK SPPP diketahui masih berstatus Kontrak Kerja Bersama (KKB) dan tetap mempertahankan posisi mereka.

Langkah antisipatif ini mendapat perhatian luas dari masyarakat, mengingat pentingnya menjaga iklim investasi dan hubungan industrial yang sehat di wilayah Rokan Hulu. Dengan keterlibatan langsung pimpinan Polres, diharapkan konflik dapat diredam dan diselesaikan secara damai melalui jalur musyawarah.

 

 

Pewarta ; Esra