SUARARAKYAT62, ROKAN HULU – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap destinasi wisata lokal kembali ditunjukkan Masyarakat Desa Lubuk Bendahara, Kecamatan Rokan IV Koto. Dipimpin para datuk adat bersama Pemuda Desa, Warga bergotong royong mengangkat batang pohon sawit dan pohon karet yang diduga sengaja ditebang hingga menutupi akses jalan menuju kawasan Wisata Selanca, Kamis (7/5/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Datuk Adat dan Pemuda Lubuk Bendahara Gotong Royong Singkirkan Pohon Tumbang di Akses Wisata Selanca

Saat awak media meninjau langsung ke lokasi, terlihat satu batang pohon sawit dan satu batang pohon karet melintang tepat di tengah jalan menuju objek wisata Selanca. Kondisi tersebut menyebabkan kendaraan roda dua maupun roda empat kesulitan melintas dan menghambat aktivitas pengunjung yang hendak memasuki kawasan wisata.

Menanggapi persoalan itu, salah satu datuk adat atau ninik mamak Lubuk Bendahara menyampaikan bahwa pihaknya akan berupaya mencari solusi terbaik serta mendudukkan persoalan secara bijak agar tidak menimbulkan konflik berkepanjangan di tengah masyarakat.

0

“Hari ini kami memastikan setelah adanya laporan dari cucu kemenakan, bahwa jalan menuju Wisata Selanca diduga sengaja ditumbangkan pohon sawit dan pohon karet ke arah jalan sehingga menghambat sepeda motor maupun mobil masuk ke wilayah wisata,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Ia berharap kejadian serupa tidak kembali terulang dan semua persoalan dapat diselesaikan melalui musyawarah serta komunikasi yang baik antar pihak terkait.

Di sisi lain, salah satu pengelola Wisata Selanca mengaku sangat menyayangkan adanya tindakan tersebut. Menurutnya, apabila terdapat persoalan atau hal yang kurang berkenan, seharusnya dapat dibicarakan secara baik-baik tanpa merusak fasilitas maupun akses wisata yang selama ini dijaga bersama.

“Bahkan ada rumput yang sengaja dikelola dan ditanam untuk memperindah kawasan wisata diduga ikut disemprot. Sangat disayangkan jika hal seperti ini terjadi,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Pemuda Lubuk Bendahara, Rico Chandra, juga menyampaikan rasa prihatin atas kejadian tersebut. Ia berharap seluruh pihak dapat menahan diri dan menyelesaikan persoalan dengan kepala dingin demi menjaga nama baik desa serta keberlangsungan objek wisata Selanca.

“Wisata Selanca ini merupakan ikon Desa Lubuk Bendahara dan memberikan dampak positif bagi sosial maupun ekonomi masyarakat,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, tampak para pemuda, Tokoh Masyarakat, dan ninik mamak bersama-sama memindahkan batang pohon yang menutupi jalan agar akses kembali normal dan para pengunjung dapat melintas dengan aman.

Kegiatan gotong royong itu juga disaksikan langsung oleh pihak Polsek Rokan IV Koto sebagai bentuk pengawasan serta menjaga situasi tetap kondusif.(tim)