PASURUAN, SUARARAKYAT62.com

Menanggapi pemberitaan terkait dugaan penipuan rekrutmen tenaga kerja cleaning service di RSUD Soedarsono Kota Pasuruan, pihak PT. Cakrawala Citra Satnusa (PT. CCS) memberikan klarifikasi resmi.
Melalui pendamping hukum Direktur PT. CCS, Irfan Budi Darmawan, dijelaskan bahwa selama ini proses perekrutan tenaga kerja di perusahaan tidak pernah memungut biaya alias gratis.
“PT. Cakrawala Citra Satnusa dalam perekrutan tenaga kerja tidak dipungut biaya apapun. Selama ini perusahaan merekrut tenaga kerja melalui agen-agen penyalur tenaga kerja yang berada di luar struktur manajemen PT. CCS,” ujar Irfan.
Ia menegaskan, apabila terdapat oknum agen atau pihak lain yang meminta sejumlah uang kepada calon tenaga kerja, maka hal tersebut berada di luar tanggung jawab dan kendali perusahaan.
“Jika ada agen yang meminta biaya kepada calon pekerja, itu bukan kebijakan perusahaan dan di luar kontrol PT. CCS,” tegasnya.
Pihak PT. CCS juga membantah kabar yang menyebut Direktur perusahaan melarikan diri usai mencuatnya persoalan tersebut.
“Direktur PT. CCS tidak pernah kabur seperti yang diberitakan. Jika memang ada bukti aliran dana masuk ke rekening Direktur, maka yang bersangkutan siap mempertanggungjawabkannya sesuai hukum yang berlaku,” lanjut Irfan.
Selain itu, tudingan yang menyebut PT. CCS bekerja sama dengan orang dalam RSUD Soedarsono untuk memenangkan tender juga dibantah keras dan disebut sebagai informasi hoaks.
“Kalau memang PT. CCS memiliki kerja sama dengan orang dalam rumah sakit, tentu perusahaan akan memenangkan tender. Faktanya, PT. CCS justru tidak memenangkan tender tersebut. Artinya proses tender berjalan sesuai mekanisme yang telah ditentukan pihak rumah sakit,” paparnya.
Atas polemik yang berkembang, pihak Direktur PT. CCS disebut tengah berdiskusi dengan penasihat hukum guna menentukan langkah hukum maupun tindakan lanjutan yang akan ditempuh.
Kasus ini sebelumnya mencuat setelah sejumlah calon tenaga kerja mengaku dimintai sejumlah uang dalam proses rekrutmen cleaning service di lingkungan RSUD Soedarsono Kota Pasuruan.
Pihak terkait diharapkan dapat membuka persoalan ini secara terang agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat maupun para pencari kerja.
Penulis : Abdul Khalim




