SUARARAKYAT62, – Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Marhaenis (DPD GPM) Jawa Timur mengapresiasi atas terselenggaranya Kongres ke-IV Gerakan Siswa Nasional Indonesia (GSNI) di Balai Diklat Keagamaan Surabaya pada 25-27 Juni 2026.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
DPD GPM Jatim Ucapakan Apresiasi Kongres Ke-IV GSNI

GSNI atau Gerakan Siswa Nasional Indonesia adalah organisasi beraliran nasionalis yang Marhaenisme sesuai ajaran Bung Karno. Organisasi kesiswaan yang lahir 2 Januari 1959 ini pada sejarahnya merupakan gabungan Gerakan Siswa Nasional (GSN) yang berpusat di Surabaya dan Ikatan Pelajar Nasional Indonesia (IPNI) yag berpusat di Jogjakarta.

DPD GPM Jatim melalui Wakil Sekretaris Internal, Nata menyebutkan ini suatu momentum luar biasa untuk konsolidasi organisasi khususnya organisasi siswa nasionalis sekaligus sebagai ajang membangkitkan semangat cinta tanah air.

“Bulan Bung Karno, Bulan Juni adalah sebuah momentum yang pas untuk memupuk semangat nasionalisme dan sikap patriotisme siswa,” ucap Nata saat diwawancarai oleh awak media, Kamis (25/6/2026).

Menurut Nata yang dulu merukan kader GSNI Blitar, menegaskan bahwa organisasi ini sejak awal berdiri berakar pada semangat nasionalisme dan marhaenisme ajaran Bung Karno.

“GSNI didirikan pada 2 Januari 1959, dibentuk sebagai kawah candradimuka untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan semangat perjuangan di kalangan siswa,” tambahnya.

Ia berharap kedepan organisasi pelajar nasionalis ini menjadi pelopor dalam menanamkan semangat nasionalisme dan mampu menjawab persoalan serta tantangan zaman.

“Kami berharap dengan terlaksananya kongres ini, GSNI mampu mengambil perannya secara aktif sebagai subjek pembangunan generasi bangsa khususnya pelajar,” tutupnya.

Sebagai informasi, dipilihnya Kota Surabaya sebagai lokasi kongres juga memiliki nilai historis. Kota yang dikenal sebagai Kota Pahlawan itu dinilai merepresentasikan semangat perjuangan dan keberanian yang menjadi bagian penting dalam perjalanan bangsa Indonesia.(**)