Kota Pasuruan, SuaraRakyat62.com – Pemerintah Kota Pasuruan terus mematangkan persiapan operasional Sekolah Rakyat, salah satu program prioritas nasional yang bertujuan memperluas akses pendidikan bagi masyarakat. Untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, Wali Kota Pasuruan, Dr. H. Adi Wibowo, S.Tp., M.Si. (Mas Adi) bersama Wakil Wali Kota Pasuruan meninjau langsung progres pembangunan dan kesiapan sarana prasarana Sekolah Rakyat, Jumat (3/7/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Mas Adi Pastikan Sekolah Rakyat Kota Pasuruan Siap Beroperasi, Pembangunan Capai 87 Persen

Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Pasuruan dalam memastikan seluruh fasilitas, infrastruktur, serta proses penerimaan peserta didik telah siap sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.

“Hari ini kita mengecek persiapan Sekolah Rakyat. Kami hadir untuk memastikan Sekolah Rakyat tahun ini benar-benar siap,” ujar Mas Adi.

Dalam kunjungan tersebut, Mas Adi melihat secara langsung perkembangan pembangunan gedung, ruang belajar, fasilitas penunjang, hingga kesiapan lingkungan sekolah yang akan menjadi tempat berlangsungnya proses pendidikan.

Menurutnya, berbagai tahapan pelaksanaan program telah berjalan sesuai jadwal. Proses rekrutmen calon peserta didik mulai jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) kini memasuki tahap pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari proses seleksi.

“Proses sudah berjalan, termasuk rekrutmen siswa mulai dari SD, SMP hingga SMA yang saat ini dalam proses pemeriksaan kesehatan. Kami juga meninjau fasilitas yang akan digunakan. Bangunannya sudah cukup baik dengan luas lahan mencapai 7,3 hektare,” jelasnya.

Mas Adi mengungkapkan, hingga awal Juli 2026 progres pembangunan fisik Sekolah Rakyat telah mencapai sekitar 87 persen. Meski kontrak pekerjaan masih berlangsung hingga 30 Juli 2026, Pemerintah Kota Pasuruan optimistis seluruh fasilitas utama dapat difungsikan tepat waktu sehingga kegiatan belajar mengajar dapat dimulai sesuai jadwal yang telah ditetapkan pemerintah.

“Prinsipnya, progres sampai hari ini sudah mencapai 87 persen. Harapannya saat sekolah mulai beroperasi seluruh fasilitas sudah siap. Tim transisi terus menyiapkan infrastruktur fisik, namun yang tidak kalah penting adalah membangun infrastruktur sosial agar seluruh proses pembelajaran di sekolah siap berjalan dengan baik,” katanya.

Mas Adi menambahkan, keberhasilan Program Sekolah Rakyat tidak hanya ditentukan oleh kesiapan bangunan, tetapi juga oleh kesiapan sumber daya manusia, sistem pembelajaran, serta lingkungan pendidikan yang mampu menciptakan rasa aman dan nyaman bagi peserta didik.

Menurutnya, Sekolah Rakyat diharapkan menjadi ruang pendidikan yang memberikan kesempatan lebih luas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas tanpa terkendala faktor ekonomi.

“Sekolah Rakyat merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan generasi muda Kota Pasuruan. Karena itu, kami ingin memastikan bukan hanya gedungnya yang siap, tetapi juga sistem pembelajaran, tenaga pendidik, serta ekosistem sekolah yang mampu mencetak anak-anak berkarakter, berprestasi, dan memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik. Pemerintah Kota Pasuruan berkomitmen mengawal program ini agar benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” tegas Mas Adi.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung keberlangsungan Program Sekolah Rakyat sebagai upaya bersama meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Pasuruan.

Di akhir kunjungannya, Mas Adi menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, jajaran perangkat daerah, tim pelaksana pembangunan, serta seluruh pihak yang telah bekerja sama menyukseskan pembangunan Sekolah Rakyat. Ia berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus dipertahankan hingga sekolah resmi beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dengan progres pembangunan yang terus menunjukkan perkembangan positif, Pemerintah Kota Pasuruan optimistis Sekolah Rakyat akan menjadi salah satu pusat pendidikan yang mampu memperluas akses belajar, mengurangi kesenjangan pendidikan, serta mendukung terwujudnya generasi unggul menuju Kota Pasuruan yang maju, inklusif, dan berkelanjutan.

 

 

(Moel)