SUARARAKYAT62, TRENGGELAK – Semangat anak muda dalam mengembangkan potensi non-fisik kembali terlihat melalui penyelenggaraan turnamen Orado (Olahraga Domino) tingkat Kabupaten Trenggalek. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menggali bakat serta menjaring atlet domino berbakat di daerah tersebut.

Orado sendiri merupakan cabang olahraga yang relatif baru dan telah disahkan beberapa bulan lalu di Jakarta. Berbeda dengan olahraga pada umumnya, Orado lebih mengedepankan kemampuan berpikir, strategi, keuletan, serta keterampilan dalam membaca permainan lawan, tanpa mengandalkan kekuatan fisik.

Ketua Orado Kabupaten Trenggalek, Irfan Nur Rofik, yang juga dikenal sebagai pengusaha muda dengan sapaan akrab “Klepon”, menjelaskan bahwa turnamen ini merupakan bagian dari pembinaan atlet sejak dini.
“Kegiatan ini merupakan kejuaraan olahraga domino tingkat Kabupaten Trenggalek yang dilaksanakan pada Minggu, 29 Maret 2026, bertempat di Gedung Auditorium Drs. Moersadi STKIP PGRI Trenggalek. Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan menuju Kejurprov Jawa Timur 2026,” ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan tertib, mulai dari proses registrasi peserta, pembukaan acara, hingga jalannya pertandingan yang menggunakan sistem kompetisi yang telah ditetapkan.
“Setiap tim bertanding secara sportif hingga menghasilkan tim terbaik,” tambahnya.
Dalam turnamen tersebut, terdapat 16 tim yang ikut berpartisipasi, terdiri dari 13 tim kategori umum dan 3 tim kategori pelajar. Masing-masing tim beranggotakan dua orang, sehingga total peserta mencapai 32 orang.
Adapun tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menjaring atlet domino potensial, meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga Orado, serta menjadi ajang seleksi untuk menghadapi Kejuaraan Provinsi Jawa Timur tahun 2026.
Ke depan, panitia berharap turnamen ini dapat terus berkembang dengan jumlah peserta yang lebih banyak dan kualitas permainan yang semakin meningkat.
“Harapan kami, kejuaraan ini mampu melahirkan atlet-atlet yang tidak hanya berprestasi di tingkat provinsi, tetapi juga hingga ke tingkat nasional,” pungkas Irfan.
(***)



