Pasuruan, SuaraRakyat62.com – Kegiatan Car Free Day (CFD) Pohjentrek yang digelar pada Minggu (30/11/2025) di sepanjang jalan Plugon, depan Polindes Desa Susukanrejo, Kabupaten Pasuruan, berlangsung meriah dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Acara yang dimulai pukul 06.00 hingga 10.00 WIB ini menghadirkan sejumlah kegiatan, mulai dari lomba senam kader PKK, lomba fashion show Mamamia, hingga bazar UMKM lokal yang menampilkan beragam produk unggulan warga.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
CFD Pohjentrek Semarakkan Ekonomi Lokal: UMKM Ramai, BNN Gencarkan Pesan Hidup Sehat

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BNN Kabupaten Pasuruan Masduki, S.H., M.H., Camat Pohjentrek Achmad Hadi Choirul Anam, S.Sos., MM., Kepala Desa Susukanrejo Sugiyanto, serta panitia pelaksana CFD yang diketuai oleh Wawang.

Kepala BNN Kabupaten Pasuruan, Masduki, S.H., M.H., memanfaatkan momentum CFD sebagai sarana edukasi publik terkait bahaya narkotika. Ia menegaskan bahwa masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai jenis penyalahgunaan obat terlarang yang kini menyasar berbagai kalangan, termasuk remaja.

“CFD adalah ruang yang strategis untuk mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap narkotika. Penyalahgunaan narkoba tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga masa depan generasi muda. Kami mengimbau warga untuk menjaga lingkungan masing-masing agar tetap bersih dan bebas narkoba,” ujar Masduki.

Ia menambahkan bahwa BNN siap memperluas program sosialisasi melalui kolaborasi bersama pemerintah desa, kecamatan, sekolah, dan komunitas pemuda.

Camat Pohjentrek, Achmad Hadi Choirul Anam, S.Sos., MM., memberikan apresiasi atas pelaksanaan CFD yang dinilai berhasil menumbuhkan interaksi sosial sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kegiatan positif seperti ini harus terus dikembangkan. Selain menyehatkan, CFD menjadi ruang publik yang mampu mempererat kebersamaan sekaligus membuka peluang bagi UMKM untuk berkembang,” ujarnya.

Ia berharap CFD Pohjentrek dapat menjadi agenda rutin yang memberi dampak langsung bagi masyarakat, baik dari sisi kesehatan, sosial, maupun ekonomi.

Ditempat yang sama, Kepala Desa Susukanrejo, Sugiyanto, menyebut antusiasme warga dalam CFD kali ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap kegiatan yang bersifat partisipatif.

“Kami melihat UMKM lokal sangat terbantu dengan adanya CFD ini. Produk-produk warga bisa dikenal lebih luas dan tentu berdampak pada peningkatan ekonomi keluarga. Pemerintah desa akan terus mendukung program-program pemberdayaan seperti ini,” ungkapnya.

Sugiyanto juga menegaskan komitmen desa dalam menyediakan ruang bagi generasi muda dan komunitas masyarakat untuk menyalurkan kreativitas melalui kegiatan rutin.

Ditempat terpisah, Ketua Panitia CFD, Wawang, menyampaikan bahwa penyelenggaraan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pihaknya dalam menghadirkan ruang publik yang bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar dan sangat diminati. Lomba senam PKK, fashion show, hingga bazar UMKM sukses menarik banyak warga. Ke depan, kami akan memperluas jumlah peserta dan memperkaya konten acara agar manfaatnya semakin besar,” ujarnya.

Sementara itu, Hadi dari panitia CFD menambahkan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan untuk memastikan kegiatan serupa dapat digelar lebih konsisten.

Kemeriahan CFD Pohjentrek tidak hanya menjadi wadah rekreasi dan olahraga pagi, tetapi juga ajang penguatan edukasi publik, pemberdayaan ekonomi lokal, serta penjaringan partisipasi masyarakat dalam aktivitas positif. Dengan dukungan BNN, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta elemen masyarakat, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi agenda rutin yang berkelanjutan dan memberi dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup warga Pohjentrek dan sekitarnya.

 

(Zen_St)