JAKARTA, SUARARAKYAT62 – Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu menegaskan kesiapan penuh untuk menyelaraskan visi Asta Cita dan mengakselerasi 17 Program Prioritas Presiden agar benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke tingkat daerah. Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Sinergi Pelaksanaan Program dan Kegiatan Urusan Pemerintahan Umum di Ballroom Hotel Pullman Jakarta Central Park, Kamis (15/1/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Bupati Rokan Hulu Tegaskan Komitmen Jalankan 17 Program Prioritas Presiden di Rakornas Nasional

Dalam forum strategis yang dihadiri kepala daerah se-Indonesia ini, Bupati Anton didampingi oleh Kepala Bappeda Rokan Hulu Drs. Yusmar, M.Si dan Kepala Kesbangpol Suharman, NST. Kehadiran jajaran pejabat kunci tersebut menjadi sinyal kuat keseriusan Rokan Hulu dalam mengintegrasikan arah pembangunan daerah dengan kebijakan nasional periode 2025–2029.

Rakornas secara resmi dibuka oleh Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Dirjen Polpum) Kemendagri, Akmal Malik, yang ditandai dengan pemukulan gong sebanyak lima kali. Momen simbolis itu menggambarkan dimulainya sinergi yang lebih erat antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengawal pembangunan nasional.

Dalam paparannya, Akmal Malik menjelaskan secara rinci 17 Program Prioritas Presiden yang menjadi tulang punggung RPJMN 2025–2029. Program tersebut mencakup isu-isu fundamental seperti swasembada pangan, energi, dan air, reformasi hukum dan birokrasi, hingga pencegahan korupsi dan pemberantasan narkoba.

Namun, yang paling menarik perhatian peserta Rakornas adalah pesan mendalam Dirjen Akmal Malik mengenai pembangunan karakter generasi muda melalui langkah-langkah kecil yang berdampak besar. Ia memberikan ilustrasi sederhana namun penuh makna:

“Bayangkan jika 80 juta siswa SMP hingga SMK di Indonesia masing-masing menanam satu batang cabai di sekolah. Artinya kita punya 80 juta batang cabai yang bisa menjaga stabilitas pangan sekaligus membentuk kedisiplinan dan tanggung jawab anak-anak kita.”

Ia menegaskan bahwa mimpi besar harus dimulai dari tindakan kecil.

“Jangan pernah bermimpi besar kalau menanam satu batang cabai saja tidak bisa. Dari menanam, kita tanamkan juga cinta tanah air, tanggung jawab, dan produktivitas generasi muda,” tegasnya di hadapan para kepala daerah.

Usai mengikuti rangkaian diskusi panel, Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, menyampaikan bahwa seluruh arahan dan kebijakan dari pemerintah pusat akan segera dibahas secara teknis di tingkat daerah. Menurutnya, 17 Program Prioritas Presiden memiliki relevansi yang sangat kuat dengan kebutuhan riil masyarakat Rokan Hulu.

“Mulai dari pelayanan kesehatan melalui BPJS, penguatan UMKM untuk pemerataan ekonomi, hingga ketersediaan pupuk bagi petani, semuanya sejalan dengan apa yang sedang dan akan kami prioritaskan di Rokan Hulu,” ujar Bupati Anton.

Ia juga menekankan bahwa sinergi pusat dan daerah bukan hanya soal administrasi atau laporan program, tetapi harus diwujudkan dalam bentuk aksi nyata.

“Apa yang disampaikan Dirjen tadi mengingatkan kita bahwa sinergi itu harus membumi. Kami ingin program nasional benar-benar hadir dalam kehidupan masyarakat, dari urusan swasembada pangan sampai penguatan ideologi dan cinta tanah air lewat gerakan produktif di sekolah-sekolah,” pungkasnya.

Melalui Rakornas ini, diharapkan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah semakin solid dan terarah, sehingga cita-cita besar Indonesia menuju kemandirian, keadilan ekonomi, dan ketahanan nasional dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, termasuk di Kabupaten Rokan Hulu yang dikenal sebagai Negeri Seribu Suluk.

Dengan semangat Asta Cita, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu berkomitmen menjadikan setiap kebijakan nasional bukan sekadar dokumen perencanaan, tetapi menjadi gerakan nyata yang menyentuh rakyat.

(Adv/esra)