Pasuruan, SuaraRakyat62.com – Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi dalam beberapa hari ke depan. Berdasarkan pemantauan kondisi atmosfer, wilayah Indonesia bagian selatan diperkirakan akan mengalami peningkatan angin kencang yang disertai hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada periode 4 hingga 8 Maret 2026.

Peringatan tersebut disampaikan Bupati Pasuruan H.M. Rusdi Sutejo saat dikonfirmasi awak media pada Sabtu (7/3/2026). Ia menegaskan bahwa potensi cuaca ekstrem perlu menjadi perhatian bersama agar masyarakat dapat mengantisipasi berbagai risiko yang mungkin terjadi.
Menurutnya, perubahan kondisi cuaca yang disertai angin kencang dan hujan lebat berpotensi menimbulkan sejumlah dampak, mulai dari pohon tumbang, genangan air di sejumlah titik, hingga terganggunya aktivitas masyarakat, khususnya bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan.
“Potensi cuaca ekstrem ini perlu menjadi perhatian bersama. Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan selalu memperhatikan kondisi lingkungan sekitar,” ujar Rusdi Sutejo.
Ia juga meminta masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui sumber resmi, sehingga dapat mengetahui kondisi terbaru serta mengambil langkah antisipasi yang diperlukan.
Selain itu, Bupati Rusdi mengingatkan warga agar lebih berhati-hati saat bepergian, terutama ketika hujan deras disertai angin kencang terjadi. Masyarakat juga diminta untuk mengamankan berbagai barang di sekitar rumah yang berpotensi terbawa angin, seperti papan reklame kecil, pot tanaman, maupun benda-benda lain yang berada di area terbuka.
Tidak hanya itu, masyarakat juga diimbau untuk menghindari lokasi yang berpotensi rawan bencana, seperti daerah dengan banyak pohon besar, kawasan rawan banjir, serta wilayah yang berpotensi terjadi longsor saat curah hujan meningkat.
“Keselamatan diri dan keluarga harus menjadi prioritas utama. Jika tidak ada keperluan mendesak, sebaiknya masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah saat cuaca sedang buruk,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Pasuruan sendiri terus melakukan pemantauan terhadap kondisi cuaca serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kesiapsiagaan dalam menghadapi kemungkinan terjadinya dampak dari cuaca ekstrem.
Melalui imbauan ini, pemerintah daerah berharap masyarakat dapat lebih waspada dan sigap dalam menghadapi perubahan cuaca yang terjadi, sehingga potensi risiko maupun kerugian yang ditimbulkan dapat diminimalkan.
Bupati Pasuruan H.M. Rusdi Sutejo juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan dengan meningkatkan kewaspadaan, tetap siaga, serta saling mengingatkan satu sama lain agar selalu berhati-hati dalam setiap aktivitas di tengah potensi cuaca ekstrem yang sedang berlangsung.
(Zen)




