Malang, SuaraRakyat62.com – Desa Dawuhan, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) pada Rabu (10/9/2025). Forum ini menjadi wadah penting bagi pemerintah desa, perangkat, tokoh masyarakat, karang taruna, hingga perwakilan warga untuk merumuskan Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKP Desa) Tahun 2025 dan daftar usulan untuk 2027.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Musdes Dawuhan Tekankan Ketahanan Pangan dan Transparansi Dana Desa

Dalam musyawarah tersebut, isu utama yang dibahas adalah ketahanan pangan dan penyertaan modal. Sesuai kebijakan pemerintah pusat, minimal 20% Dana Desa harus dialokasikan untuk mendukung program pangan. Kepala Desa Dawuhan, H. Saiful Arifin, S.E., menegaskan bahwa penggunaan anggaran harus tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Dana desa harus benar-benar diarahkan untuk kegiatan yang dampaknya langsung dirasakan warga, terutama dalam mendukung ketahanan pangan,” ujarnya.

Adapun rencana pemanfaatan anggaran Rp292 juta dari APBDes antara lain:

  1. Pengadaan peralatan kerja dan etalase usaha.
  2. Dukungan permodalan kelompok tani.
  3. Pengembangan peternakan ayam petelur.
  4. Sarana budidaya sayuran dan hidroponik.

Peningkatan kualitas hasil pertanian dan perkebunan lokal.

Selain itu, warga juga mendorong peningkatan fasilitas usaha masyarakat, transparansi penggunaan dana, serta kolaborasi dengan pemilik lahan atau kandang yang belum dimanfaatkan agar lebih produktif.

Musdes ini sekaligus menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan desa. Pemerintah desa berharap keterbukaan dalam pengelolaan anggaran dapat memperkuat kepercayaan warga.

Hasil Musdes Dawuhan akan dituangkan dalam RKP Desa 2025–2027, dengan komitmen pada tiga hal utama:

  1. Mengarahkan 20% Dana Desa untuk ketahanan pangan.
  2. Memaksimalkan penyertaan modal desa bagi usaha produktif.
  3. Menjaga transparansi, akuntabilitas, dan pelibatan masyarakat.

Dengan sinergi antara pemerintah desa dan warga, Desa Dawuhan menargetkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

 

Pewarta; Mak Ila