Trenggalek, Suararakyat62.com

Pemkab Trenggalek segera menerapkan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Jumat (17/04/2026). Kebijakan ini ditargetkan menghemat anggaran hingga Rp 9 miliar, yang akan dialihkan untuk pembangunan infrastruktur jalan.
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, menjelaskan bahwa pihaknya masih menghitung dampak riil terhadap efisiensi, khususnya konsumsi bahan bakar minyak (BBM), sebelum menerapkan kebijakan ini.
“Penghematan dari WFH ini nantinya sekitar Rp 9 miliar. Nantinya akan kita alokasikan kembali untuk infrastruktur jalan,” ujarnya.
Arifin menegaskan, penerapan WFH harus memberikan dampak efisiensi yang terukur, bukan sekadar mengikuti kebijakan pusat. Skema pelaksanaan terus disusun agar tidak menimbulkan potensi pemborosan baru.
WFH rencananya akan diterapkan satu hari dalam sepekan, setiap hari Rabu, untuk menghindari potensi libur panjang. “ASN di Trenggalek bekerja dari rumah, bukan libur,” tegas Arifin.
Pelayanan publik dipastikan tetap berjalan normal. Perangkat daerah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat diminta tetap memberikan layanan tanpa penurunan kualitas.
Kebijakan ini diharapkan tidak hanya menekan biaya operasional, tetapi juga mengalihkan anggaran ke sektor prioritas, terutama perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Trenggalek.
Wardoyo




