
PASURUAN, SUARARAKYAT62.COM
Tembok saluran irigasi yang menghubungkan Desa Karang Anyar menuju Desa Selotambak, Kecamatan Kraton, dilaporkan jebol akibat faktor usia. Kerusakan tersebut kini berdampak langsung pada aliran air ke area persawahan warga, Selasa (28/4).
Akibat jebolnya tembok irigasi itu, sejumlah lahan pertanian di Desa Selotambak tidak lagi mendapatkan pasokan air secara optimal. Para petani mulai mengeluhkan kondisi tersebut karena berpotensi mengganggu masa tanam hingga panen.
“Air tidak bisa mengalir seperti biasanya ke Selotambak. Sawah mulai mengering,” ungkap salah satu petani setempat.
Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dikhawatirkan akan berujung pada gagal panen yang dapat merugikan para petani secara ekonomi. Selain itu, kerusakan irigasi juga dinilai mengancam ketahanan pangan di tingkat lokal.
Dikarenakan saluran irigasi masuk dalam kewenangan Dinas SDA Provinsi, maka Kades Selotambak, Mauludin akrab disapa H.Udin berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait segera turun tangan untuk melakukan perbaikan. Mengingat saluran irigasi tersebut merupakan infrastruktur vital bagi keberlangsungan pertanian di wilayah tersebut.
“Perbaikan cepat dinilai sangat mendesak agar aliran air kembali normal dan petani dapat melanjutkan aktivitas bercocok tanam tanpa kendala,” harap H.Udin.
Penulis : Abdul Khalim




