Kota Pasuruan, SuaraRakyat62.com – PDI Perjuangan Kota Pasuruan menggelar Rapat Pleno di Kantor DPC PDI Perjuangan, Jalan KH. Mas Mansyur No. 03, Kelurahan Sekargadung, Kecamatan Purworejo, Minggu (26/7/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Pleno PDIP Kota Pasuruan Perkuat Struktur Ranting, DPC Tekankan Kesiapan dan Soliditas Kader

Rapat tersebut dihadiri jajaran pengurus DPC serta pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kota Pasuruan. Salah satu agenda utama dalam rapat pleno tersebut adalah penyampaian laporan dari masing-masing PAC terkait proses pembentukan dan pengusulan bakal calon pengurus ranting di wilayah masing-masing.

Dalam pelaksanaannya, masing-masing PAC dibagi menjadi dua kelompok untuk menyampaikan laporan kepada DPC. Laporan tersebut mencakup kesiapan, kelengkapan, serta pemantapan bakal calon pengurus ranting yang telah diusulkan.

Proses tersebut menjadi bagian dari konsolidasi internal organisasi untuk memastikan struktur partai di tingkat ranting dapat berjalan secara optimal. Selain aspek kelengkapan organisasi, kesiapan kader dan kemampuan menjalankan tugas di tingkat wilayah juga menjadi bagian yang diperhatikan dalam proses tersebut.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan, Mahfud Husaeri, ST, menekankan pentingnya proses penataan struktur dilakukan secara serius dan terukur. Menurutnya, pengurus ranting memiliki posisi strategis karena berhubungan langsung dengan masyarakat di tingkat kelurahan.

“Pemantapan struktur harus dilakukan dengan sungguh-sungguh. Yang kita harapkan bukan hanya struktur yang lengkap secara administratif, tetapi juga adanya pengurus yang siap menjalankan tugas dan mampu membangun komunikasi dengan masyarakat,” ujar Mahfud.

Ia menilai, keberadaan struktur organisasi yang kuat harus dibarengi dengan koordinasi yang baik antara DPC, PAC, hingga ranting. Dengan demikian, setiap tingkatan organisasi dapat memahami tugas dan tanggung jawabnya masing-masing.

“Konsolidasi harus menjadi proses yang berkelanjutan. DPC, PAC, dan ranting harus memiliki koordinasi yang baik agar kerja organisasi dapat berjalan secara efektif. Struktur yang sudah terbentuk harus diikuti dengan aktivitas dan kerja nyata di lapangan,” tambahnya.

Sementara itu, H. Muhammad Gatot Adidoyo, S.A.B, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Pasuruan, memandang pemantapan kepengurusan ranting sebagai bagian dari upaya menjaga keberlangsungan organisasi di tingkat paling bawah.

Menurut Gatot, proses pengusulan bakal pengurus perlu mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk kesiapan dan komitmen kader dalam menjalankan tanggung jawab organisasi.

“Pengurus ranting merupakan bagian dari struktur yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, proses pemantapan kepengurusan perlu dilakukan secara cermat, dengan mempertimbangkan kesiapan kader dan kebutuhan organisasi di masing-masing wilayah,” ungkap Gatot.

Ia menambahkan, kekuatan organisasi tidak hanya bergantung pada jumlah struktur yang terbentuk, tetapi juga pada kualitas komunikasi dan koordinasi antarjajaran.

“Organisasi akan berjalan baik apabila ada komunikasi dan koordinasi yang terjaga. Setiap tingkatan memiliki peran masing-masing dan harus mampu bekerja secara kolektif sesuai dengan tanggung jawabnya,” jelasnya.

Di sisi lain, Sekretaris PAC PDI Perjuangan Kecamatan Gadingrejo, Legiman, menyampaikan bahwa proses pembentukan dan pengusulan bakal pengurus ranting di lapangan memiliki dinamika yang beragam.

Menurutnya, kondisi setiap wilayah tidak selalu sama sehingga diperlukan komunikasi dan koordinasi untuk menyelaraskan kebutuhan organisasi dengan kondisi di masing-masing kelurahan.

“Dinamika di lapangan tentu berbeda antara satu wilayah dengan wilayah lainnya. Karena itu, proses pembentukan dan pengusulan bakal pengurus membutuhkan komunikasi yang baik agar calon pengurus yang diusulkan dapat memahami tugas dan tanggung jawabnya,” kata Legiman.

Ia berharap proses pemantapan tersebut dapat menghasilkan kepengurusan ranting yang mampu menjalankan fungsi organisasi sekaligus menjaga komunikasi dengan masyarakat.

“Harapannya, pengurus yang nantinya ditetapkan benar-benar siap bekerja dan menjalankan tugas organisasi. Pembentukan struktur harus menjadi awal dari kerja bersama, bukan sekadar memenuhi kelengkapan administrasi,” ujarnya.

Rapat pleno kemudian ditutup dengan sejumlah rekomendasi dari DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan yang selanjutnya akan ditindaklanjuti oleh masing-masing PAC.

Rekomendasi tersebut menjadi bagian dari langkah lanjutan dalam proses pemantapan struktur organisasi di tingkat ranting. Selanjutnya, masing-masing PAC diharapkan dapat menindaklanjuti hasil rapat sesuai dengan arahan dan keputusan organisasi.

Bagi PDI Perjuangan Kota Pasuruan, proses tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat organisasi dari tingkat DPC, PAC hingga ranting. Sementara bagi masyarakat, efektivitas struktur tersebut pada akhirnya akan terlihat dari sejauh mana keberadaan kader dan pengurus mampu membangun komunikasi serta merespons berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan masing-masing.

 

(Zen)