Scroll Untuk Lanjut Membaca
Ketua Umum Sakera Indonesia. Keamanan Jawa Timur Tanggung Jawab Seluruh Elemen Bangsa

 

SURABAYA, SUARARAKYAT62.COM

Ketua Umum Sakera Indonesia, Haji Moch Romli, S.H., menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban di Jawa Timur bukan semata-mata tugas aparat penegak hukum, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Pernyataan ini disampaikan guna memperkuat persatuan dan mencegah segala upaya yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

 

“Jawa Timur yang aman adalah harapan kita semua, agar setiap warga dapat bekerja, berusaha, beribadah, dan menjalani aktivitas sehari-hari dengan tenang dan nyaman,” tegas Haji Moch Romli dalam pernyataannya, Rabu (5/8/2026).

 

Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi maupun termakan berita bohong yang bertujuan memecah belah persatuan. Warga juga diminta tidak berdiam diri jika melihat oknum yang berupaya mengganggu keamanan, merusak fasilitas umum, atau mengusik ketenteraman orang lain.

“Jangan biarkan kita terpecah. Mari tumbuhkan rasa peduli terhadap daerah yang kita cintai. Awasi dan bimbing generasi muda agar tidak dijadikan sasaran oleh pihak yang ingin memanfaatkan mereka untuk perbuatan yang melanggar hukum,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh ormas, LSM, komunitas, organisasi kepemudaan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh lapisan masyarakat untuk bersatu menjaga kondusivitas wilayah. Semangat kebersamaan, persatuan, dan bela negara harus terus ditanamkan sebagai pondasi utama.

 

“Bela Negara berarti juga Bela Jawa Timur. Dengan persatuan yang kokoh, segala ancaman keamanan dapat kita cegah bersama. Jawa Timur bukan tempat bagi siapa pun yang ingin menciptakan kekacauan,” imbuhnya.

 

Sejarah, kata dia, telah membuktikan bahwa masyarakat Jawa Timur selalu mampu melewati berbagai tantangan berkat semangat gotong royong dan kebersamaan. Oleh karenanya, Sabuk Kamtibmas harus terus dipererat oleh seluruh pihak.

Melalui LPKSM-Sakera, pihaknya menyatakan kesiapan untuk bersinergi bersama Polda Jawa Timur, jajaran TNI, pemerintah daerah, serta seluruh komponen masyarakat. Sinergi ini diarahkan untuk menjaga situasi tetap kondusif, mencegah tindakan anarkis, menangkal provokasi, serta mengajak warga senantiasa menjaga persatuan dan ketertiban sesuai koridor hukum yang berlaku.

 

“Marilah kita jaga Jawa Timur dengan hati, persatuan, dan semangat kebangsaan. Jawa Timur Aman, Indonesia Kuat. Bersama kita wujudkan Jawa Timur yang damai, tertib, dan bermartabat,” pungkas Haji Moch Romli.

 

Zen St