Pekanbaru, SuaraRakyat62.com – Dalam prosesi adat yang sakral dan penuh makna, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menerima Anugerah Adat “Ingatan Budi” dari Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Sabtu (12/7/2025) di Balai Adat LAMR, Jalan Diponegoro, Pekanbaru.

Penghargaan ini disematkan sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan kontribusi Kapolri dalam menjaga keamanan nasional serta menjalin kedekatan dengan masyarakat, khususnya dalam menghargai kearifan lokal dan budaya Melayu.
Kapolri hadir bersama sang istri, Ny. Juliati Sapta Dewi Magdalena, dan disambut hangat oleh tokoh adat, Forkopimda Riau, serta jajaran aparat keamanan. Dalam balutan busana adat Melayu, keduanya tampil anggun dan bersahaja, mencerminkan rasa hormat terhadap tradisi dan budaya setempat.
Anugerah “Ingatan Budi” bermakna penghargaan mendalam atas jasa seseorang yang telah berbuat baik bagi masyarakat dan tanah Melayu. LAMR menilai Jenderal Sigit sebagai sosok pemimpin nasional yang konsisten dalam menjaga stabilitas keamanan, mengedepankan pendekatan humanis, serta menghormati nilai-nilai budaya di tengah keberagaman.

“Ini bukan hanya bentuk penghormatan bagi Kapolri, tetapi simbol sinergi antara negara dan masyarakat adat. Sebuah ikatan kebangsaan yang kuat harus dibangun dengan saling menghormati,” ujar salah satu tokoh adat Melayu saat prosesi.
Pemberian anugerah ini menjadi catatan penting bahwa kepolisian Republik Indonesia tidak hanya hadir sebagai alat negara, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa.
Prosesi ini sekaligus menegaskan bahwa negara dan adat dapat berjalan seiring dalam menjaga harmoni sosial, budaya, dan keamanan nasional. Sebuah pesan kuat bahwa penghormatan terhadap adat adalah kekuatan bagi masa depan Indonesia yang beradab dan berkeadilan.
Penulis ; Esra
Sumber ; Humas Polres Rohul




