Kota Malang, SuaraRakyat62.com – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin langsung pelaksanaan Apel Ojol Kamtibmas “Jogo Jatim Bersama Polda Jawa Timur” di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jumat (31/10/2025).

Apel berskala besar ini dihadiri jajaran Forkopimda Jawa Timur, pejabat utama Mabes Polri, Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto, Wakapolda Jatim Brigjen Pol Pasma Royce, serta perwakilan Forkopimda Malang Raya.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja Kapolri di Jawa Timur sekaligus wujud nyata sinergi antara Polri dengan komunitas ojek online (ojol) dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Sekitar 4.450–5.000 pengemudi ojol dari berbagai aplikator seperti Gojek, Grab, Shopee, Maxim, hingga InDrive memenuhi lapangan apel. Mereka datang sebagai perwakilan 23 kota/kabupaten se-Jawa Timur dengan seragam masing-masing, menampilkan semangat kolaborasi dan kebersamaan.
Sebagai simbol kemitraan, Kapolri menyerahkan rompi dan helm Ojol Kamtibmas kepada perwakilan pengemudi. Tak hanya itu, beberapa driver yang dinilai aktif dalam menjaga keamanan lingkungan juga menerima piagam penghargaan.
Para pengemudi ojol membacakan 5 komitmen Deklarasi Ojol Jawa Timur, antara lain:
- Bersinergi dengan Polri dalam menciptakan Jawa Timur yang aman dan kondusif.
- Siap menjadi mitra Polri dalam menjaga situasi Kamtibmas.
- Mematuhi aturan lalu lintas demi keamanan di jalan raya.
- Menjaga lingkungan dan menaati aturan dalam semangat “Jogo Jawa Timur”.
- Siap mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam amanatnya, Kapolri menyampaikan apresiasi kepada seluruh komunitas ojol dan pihak pendukung kegiatan.
“Ini merupakan momentum penting untuk memperkuat sinergi antara Polri dan komunitas ojek online dalam menjaga keamanan serta mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat,” tegas Kapolri.
Kapolri menegaskan bahwa situasi global yang dinamis menuntut semua pihak adaptif dalam menjaga stabilitas keamanan dan ekonomi nasional. Ia juga menyinggung visi ASTA CITA Presiden Prabowo Subianto, yang salah satunya fokus pada peningkatan lapangan kerja dan kesejahteraan rakyat, termasuk kesejahteraan pengemudi transportasi online.
“Bapak Presiden memberi perhatian besar kepada pelaku transportasi online melalui kebijakan yang berpihak pada kepentingan rakyat, seperti regulasi baru, perlindungan kerja, dan jaminan sosial,” jelasnya.
Kapolri menyebut komunitas ojol sebagai tulang punggung mobilitas masyarakat, sekaligus pendukung pertumbuhan UMKM.
“Komunitas ojol membantu UMKM yang menyumbang 61,9 persen PDB nasional dan menyerap lebih dari 119 juta tenaga kerja,” ujarnya.
Polri juga menyiapkan kerja sama dengan aplikator untuk mengintegrasikan sistem pelaporan cepat ke dalam aplikasi transportasi online sehingga pengemudi dapat menghubungi polisi secara instan ketika terjadi peristiwa kriminal.
Di luar lokasi apel, Polri menyiapkan berbagai layanan bagi masyarakat dan pengemudi ojol, seperti:
- Bhakti kesehatan gratis
- Samsat keliling dan pembuatan SIM
- Ojol Mart dan layanan perbaikan kendaraan
- Gerai pangan murah beras SPHP
Layanan itu dibuat agar kegiatan tidak hanya seremonial, tetapi juga memberikan manfaat langsung.
Menutup sambutannya, Kapolri menekankan pentingnya kerja sama seluruh elemen masyarakat.
“Kekuatan bangsa ada pada sinergi dan kepedulian. Semoga kegiatan ini bermanfaat dalam menjaga keamanan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Melalui Apel Ojol Kamtibmas “Jogo Jatim”, Polri berharap kemitraan dengan komunitas ojol dapat semakin memperkuat ketahanan sosial dan menciptakan Jawa Timur yang aman, tertib, dan bermartabat.
(Mak Ila/Humas Polresta Malang Kota)




