Malang, SuaraRakyat62.com – Semangat gotong royong dan kepedulian sosial mewarnai peresmian Mushola Syekh Maulana Ishaq di RT 09 RW 02, Desa Wonokerso, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Minggu (26/7/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Mushola Syekh Maulana Ishaq Wonokerso Diresmikan, Peresmian Dirangkai Santunan Anak Yatim dan Duafa

Peresmian mushola tersebut dikemas dalam acara tasyakuran yang sekaligus dirangkai dengan kegiatan santunan bagi anak yatim dan duafa. Kegiatan ini menjadi momentum syukur atas rampungnya renovasi mushola yang selama proses pembangunannya melibatkan partisipasi dan dukungan dari berbagai pihak.

Prosesi peresmian ditandai dengan penyerahan kunci mushola secara simbolis dari Dandenmatra 2 Letkol Pas Irie Setianto kepada Kepala Desa Wonokerso, Nariyadi, S.Sos.

Dalam sambutannya, Letkol Pas Irie Setianto menyampaikan rasa syukur serta apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada pihaknya untuk turut membantu proses renovasi Mushola Syekh Maulana Ishaq.

“Kami berterima kasih telah diberi kepercayaan membantu pelaksanaan renovasi mushola dari awal hingga akhir. Semoga apa yang kami laksanakan bermanfaat bagi warga sekitar Mushola Syekh Maulana Ishaq,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Wonokerso Nariyadi, S.Sos., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses renovasi. Menurutnya, keberhasilan pembangunan mushola tersebut tidak terlepas dari semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat.

“Saya sangat berterima kasih kepada anggota Denmatra 2 yang telah membantu dari awal hingga selesai. Semoga menjadi ladang amal ibadah. Terima kasih juga kepada warga RT 09 dan RT 08 yang guyup rukun membantu dengan tenaga, serta para donatur sehingga mushola bisa bagus seperti sekarang,” tuturnya.

Renovasi Mushola Syekh Maulana Ishaq dilakukan melalui swadaya masyarakat RT 09 dengan melibatkan kolaborasi Media SuaraRakyat62 dan Media Siber KOMPPAK. Proses pembangunan juga mendapat dukungan dari Satuan Denmatra 2 TNI AU dan Koramil Pakisaji, baik dalam bentuk bantuan tenaga maupun materi.

Kegiatan peresmian dihadiri warga RT 09, Kepala Desa Wonokerso, perwakilan Kantor Hukum Yustitia Indonesia (KHYI), serta perwakilan Denmatra 2 TNI AU.

Tidak berhenti pada peresmian tempat ibadah, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan. Kabiro Malang SuaraRakyat62, Ila Maisaroh, menyerahkan santunan kepada anak yatim dan duafa yang berada di sekitar mushola.

Pada kesempatan yang sama, perwakilan KHYI turut menyerahkan bantuan sembako secara simbolis. Ketua KHYI KRA Dwi Indrotito Cahyono, S.H., M.M., yang berhalangan hadir, menyampaikan pesan bahwa kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian penting dari tanggung jawab sosial.

“KHYI memiliki tanggung jawab tidak hanya di bidang hukum, tetapi juga sosial kemasyarakatan. Melalui santunan ini kami berharap dapat meringankan beban saudara-saudara kita anak yatim dan duafa.”

Apresiasi juga diberikan kepada warga yang selama proses renovasi secara sukarela membantu dengan tenaga. Sebagai bentuk penghargaan, TNI AU Denmatra 2 menyerahkan bingkisan sembako kepada 10 warga RT 09 yang turut membantu proses renovasi tanpa menerima bayaran.

Selain itu, turut diserahkan bantuan berupa lima mukena dan lima sarung untuk mendukung kebutuhan kegiatan ibadah di mushola. Dukungan lainnya datang dari Saudari Lilik berupa karpet, Al-Qur’an, serta uang tunai sebesar Rp2.000.000.

Perwakilan RT 09 mengungkapkan rasa syukur atas selesainya renovasi mushola sekaligus mengapresiasi kekompakan warga dan dukungan berbagai pihak.

“Alhamdulillah acara sukses karena warga RT 09 dan RT 08 guyup rukun. Terima kasih kepada semua donatur, Media SuaraRakyat62, KOMPPAK, KHYI, TNI AU, dan Koramil Pakisaji,” ujarnya.

Pimpinan Redaksi SuaraRakyat62, Saud Marauli, SH, mengatakan bahwa peresmian Mushola Syekh Maulana Ishaq merupakan contoh nyata bahwa semangat gotong royong masih menjadi kekuatan penting dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, keberadaan mushola tidak hanya penting sebagai sarana ibadah, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi, membangun kepedulian, serta menggerakkan berbagai kegiatan sosial dan keagamaan.

“Apa yang dilakukan warga RT 09 dan RT 08 bersama seluruh pihak yang terlibat menunjukkan bahwa pembangunan fasilitas keagamaan dapat menjadi kekuatan bersama ketika dilandasi semangat gotong royong dan kepedulian. Kami berharap Mushola Syekh Maulana Ishaq tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Saud Marauli, SH.

Ia juga mengapresiasi rangkaian kegiatan santunan yang digelar bersamaan dengan peresmian mushola. Menurutnya, pembangunan fisik akan semakin bermakna apabila diikuti dengan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

“Kami berharap kepedulian terhadap anak yatim dan duafa tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Semangat berbagi dan membantu sesama harus terus dijaga agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat,” tambahnya.

Kepala Desa Wonokerso berharap Mushola Syekh Maulana Ishaq dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Selain sebagai tempat ibadah, mushola diharapkan menjadi pusat pendidikan Al-Qur’an, pembinaan keagamaan, serta berbagai kegiatan sosial yang dapat mempererat hubungan antarwarga.

Peresmian Mushola Syekh Maulana Ishaq kemudian ditutup dengan doa bersama dan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas selesainya proses renovasi dan dimulainya pemanfaatan mushola bagi masyarakat.

Momentum tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, TNI, lembaga, media, dan para donatur dapat memberikan kontribusi positif dalam membangun fasilitas yang bermanfaat bagi kepentingan bersama.

 

(Nyak Ila)