Surabaya, SuaraRakyat62.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan serangkaian aturan pengamanan menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Langkah ini diambil sebagai bentuk kewaspadaan, sekaligus antisipasi terhadap insiden pengeboman tiga gereja yang pernah terjadi di Surabaya beberapa tahun lalu.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Pemkot Surabaya Perketat Pengamanan Jelang Nataru, Gereja dan RHU Jadi Fokus Utama

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa pengamanan Nataru tahun ini akan dilakukan secara menyeluruh dengan pola yang tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya.

“Kita sudah siapkan, seperti Natal sebelumnya. Kita tetap memberikan penjagaan dari Kota Surabaya karena kita masih mengingat peristiwa pengeboman. Itu tidak boleh kita lupakan, sehingga kewaspadaan harus tetap dijaga,” ujar Eri, Selasa (18/11/2025).

Pemkot Surabaya juga akan bekerja sama dengan pihak gereja dalam memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Koordinasi akan dilakukan mulai dari persiapan hingga pelaksanaan ibadah Natal.

“Kita akan bergerak bersama dengan gereja-gereja di Surabaya untuk memastikan pengamanannya. Insya Allah aturan-aturannya nanti tidak jauh berbeda dari Nataru sebelumnya,” jelasnya.

Salah satu prosedur pengamanan yang kembali diterapkan adalah pengecekan seluruh jemaat sebelum memasuki gedung gereja.

Selain pengamanan gereja, Pemkot juga menetapkan beberapa aturan untuk menjaga ketertiban masyarakat selama Nataru. Beberapa di antaranya meliputi:

  1. Larangan penjualan dan penyalaan petasan,
  2. Larangan penjualan terompet,
  3. Larangan konvoi pada malam pergantian tahun.

Sementara itu, tempat usaha rekreasi dan hiburan umum (RHU) juga diwajibkan mengikuti pengaturan khusus.

  1. Pada malam Natal, 24 Desember, seluruh RHU wajib tutup,
  2. Pada malam Tahun Baru, RHU diizinkan beroperasi, namun dilarang menerima pengunjung di bawah usia 18 tahun.

Dengan penerapan aturan pengamanan ini, Pemkot Surabaya berharap perayaan Natal dan Tahun Baru dapat berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh warga.

 

 

(Ani)