
PASURUAN, SUARARAKYAT62.COM
Aduan warga terkait dugaan pemanfaatan bantaran saluran irigasi untuk bangunan usaha bakso di Dusun Wonosalam, Desa Wonosari, Kecamatan Gondang Wetan, Kabupaten Pasuruan, hingga kini disebut belum mendapatkan tindak lanjut yang jelas dari Satpol PP Kabupaten Pasuruan, Rabu (19/8).
Padahal, warga telah menyampaikan pengaduan secara tertulis kepada Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pasuruan. Surat pengaduan tersebut tertanggal 12 Agustus 2026 dan meminta adanya pemeriksaan langsung terhadap kondisi bangunan serta pemanfaatan area bantaran saluran irigasi tersebut.
Dalam surat itu, pelapor meminta Satpol PP melakukan pengecekan lapangan, memeriksa status, fungsi dan pemanfaatan area bantaran saluran irigasi, serta menelusuri aspek perizinan dan legalitas bangunan maupun kegiatan usaha sesuai kewenangan.
Warga juga meminta agar apabila ditemukan adanya pelanggaran terhadap Peraturan Daerah, Peraturan Kepala Daerah maupun ketentuan hukum lainnya, dilakukan tindakan sesuai aturan yang berlaku.
Pengaduan tersebut dilatarbelakangi kekhawatiran warga terhadap dampak keberadaan bangunan usaha yang disebut berada di kawasan bantaran saluran irigasi. Saat musim penghujan, debit air yang meningkat dikhawatirkan menyebabkan luapan air dan berdampak terhadap akses jalan serta kondisi lingkungan sekitar.
Dalam surat pengaduan, warga menyebut badan jalan di sekitar lokasi mengalami pengikisan akibat aliran air. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan gangguan yang lebih besar apabila tidak segera mendapatkan penanganan.
Warga juga meminta Satpol PP berkoordinasi dengan dinas teknis yang membidangi sumber daya air maupun pekerjaan umum untuk memastikan fungsi saluran irigasi tetap berjalan dan keberadaan bangunan tidak menimbulkan dampak terhadap keselamatan serta akses masyarakat.
Namun, setelah pengaduan tersebut disampaikan, warga masih menunggu kejelasan tindak lanjut dari Satpol PP Kabupaten Pasuruan.
Kabid Penindakan Satpol PP Diminta Transparan.
Persoalan ini kemudian menjadi perhatian publik karena menyangkut dugaan pemanfaatan ruang pada area yang berkaitan dengan saluran irigasi serta dampaknya terhadap kepentingan masyarakat.
Suararakyat62.com telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Suyono selaku Kabid Penindakan Satpol PP Kabupaten Pasuruan terkait tindak lanjut atas pengaduan tersebut, termasuk apakah sudah dilakukan pengecekan lapangan dan koordinasi dengan dinas teknis.
Namun hingga berita ini disusun, Suyono belum memberikan keterangan mengenai perkembangan penanganan pengaduan tersebut.
Sikap tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai sejauh mana pengaduan masyarakat telah diproses, terlebih dalam suratnya warga secara jelas meminta adanya pemeriksaan lapangan dan kepastian tindak lanjut.
Padahal, keterbukaan informasi dan respons terhadap pengaduan masyarakat menjadi penting agar persoalan tidak berkembang menjadi konflik di tingkat lapangan.
Warga pada prinsipnya tidak serta-merta menyimpulkan bahwa bangunan tersebut melanggar aturan. Mereka justru meminta pemerintah melakukan verifikasi dan pemeriksaan secara resmi untuk memastikan status bangunan, legalitas pemanfaatan lahan, serta dampaknya terhadap fungsi saluran irigasi.
Apabila hasil pemeriksaan nantinya menunjukkan adanya pelanggaran, masyarakat berharap pemerintah mengambil tindakan sesuai ketentuan. Sebaliknya, apabila seluruh aspek perizinan dan pemanfaatannya dinyatakan sesuai aturan, pemerintah juga diharapkan memberikan penjelasan secara terbuka kepada masyarakat.
Dengan demikian, persoalan tersebut tidak berhenti pada surat pengaduan, tetapi mendapatkan kepastian berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan.
Publik kini menunggu langkah Satpol PP Kabupaten Pasuruan: apakah akan turun melakukan pemeriksaan, berkoordinasi dengan dinas terkait, atau memberikan penjelasan mengenai status pengaduan warga tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, Suararakyat62.com masih membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi Satpol PP Kabupaten Pasuruan maupun pihak pengelola bangunan usaha terkait.
Penulis : (h-Lim/yus)




