Rohul, SuaraRakyat62.com — Hujan deras yang mengguyur kawasan Islamic Centre Pasir Pengaraian pada Minggu (16/11/2025) membuat langit mendadak gelap dan area sekitar masjid megah tersebut tergenang air. Sebagian saluran drainase yang masih dalam tahap penyempurnaan belum siap menampung debit air besar, sehingga menyebabkan aliran air mengarah ke basement.

Laporan cepat dari petugas lapangan membuat Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu segera bergerak. Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, langsung turun ke lokasi di tengah hujan deras untuk memastikan penanganan berjalan efektif. Dengan menggunakan sepatu boot dan payung seadanya, kehadiran Bupati Anton memberikan ketenangan bagi masyarakat yang mengetahui adanya genangan sementara di kawasan masjid.

Di lokasi, Bupati Anton memimpin koordinasi teknis bersama Dinas PUPR, BPBD, Dinas Perkim, DLH, dan petugas lainnya. Mereka membuka jalur pembuangan air, membersihkan sumbatan, hingga mengatur arus kerja agar penanganan darurat berjalan cepat, tepat, dan tetap aman.
“Ini momen penting. Kita pastikan respons cepat berjalan dan situasi terkendali. Tidak boleh panik. Semua langkah harus sesuai prosedur,” tegasnya.

Bupati Anton menegaskan bahwa luapan air yang terjadi bukan merupakan kelalaian, melainkan bagian dari proses uji sistem drainase yang sedang dalam tahap penataan besar di kawasan Islamic Centre.
“Dalam setiap proses menuju perubahan, pasti ada kendala kecil. Justru ini kesempatan untuk melakukan monitoring, evaluasi, dan perbaikan sebelum semua penataan rampung,” jelasnya.
Hujan deras tak menghalangi petugas bekerja. Beberapa turun ke saluran drainase, sementara lainnya mengatur pompa penyedot untuk mempercepat pengurangan debit air. Upaya tersebut membuahkan hasil, genangan di basement berhasil dikendalikan dalam waktu relatif singkat dan kembali kering.
Bupati Anton juga menyampaikan bahwa kejadian ini menjadi momentum percepatan penyempurnaan kawasan Islamic Centre. Mulai Senin pagi, seluruh tim teknis akan bergerak memastikan:
- Penyempurnaan drainase dipercepat,
- Titik rawan luapan dipetakan ulang,
- Kontur taman diperbaiki agar aliran air lebih terarah dan
- Sistem pembuangan diperkuat untuk menghadapi intensitas hujan ke depan
“Kita tidak hanya memperbaiki yang terlihat, tapi memperkuat akar masalahnya,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu memiliki visi besar menjadikan Islamic Centre bukan hanya tempat ibadah, tetapi ruang publik yang indah, hijau, aman, dan membanggakan masyarakat. Penataan taman, jalur pedestrian ramah keluarga, serta area kegiatan umat menjadi bagian dari rencana besar tersebut.

“Ini ikon kita. Kawasan ini harus mencerminkan Rokan Hulu yang bersih, modern, dan bermarwah,” ujar Bupati Anton.
Ia pun mengajak masyarakat untuk terus mendukung proses penataan kawasan Islamic Centre agar berjalan lancar dan membawa manfaat jangka panjang.

“Semoga ikhtiar ini diberkahi, dan Islamic Centre menjadi tempat yang nyaman, indah, serta membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat,” tutupnya.
Dengan penanganan cepat yang dilakukan hari ini, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu kembali membuktikan komitmennya dalam menjaga fasilitas publik, terutama ikon besar daerah seperti Islamic Centre.
Meskipun genangan yang terjadi hanya sementara, langkah sigap dan terukur yang diambil Bupati Anton dan tim teknis menjadi bukti nyata kesiapsiagaan pemerintah dalam menghadapi situasi darurat di tengah proses pembangunan.

Ke depan, penyempurnaan kawasan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan fungsi dan kenyamanan, tetapi juga menjadi simbol kemajuan tata kota dan pelayanan publik di Rokan Hulu.
Pemerintah menegaskan bahwa setiap kritik, masukan, dan dukungan masyarakat akan menjadi bagian penting dalam menyempurnakan kawasan Islamic Centre demi kemaslahatan bersama.
(Adv/Esra/Diskominfo Rohul)




