Magetan, SuaraRakyat62.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan menggelar temu media bersama insan pers sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan kemitraan antara lembaga legislatif dengan media massa.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
DPRD Magetan Perkuat Kemitraan dengan Pers, Buka Ruang Kritik dan Masukan

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana silaturahmi tersebut dihadiri jajaran pimpinan DPRD, staf sekretariat dewan, serta sekitar 100 wartawan dari berbagai media lokal maupun nasional.

Wakil Ketua I DPRD Magetan, H. Suyatno, menegaskan bahwa media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dan lembaga legislatif dalam mengawal berbagai persoalan publik.

Menurut Suyatno, kritik dan masukan dari insan pers merupakan bagian penting dalam mendorong perbaikan serta kemajuan daerah.

“Kritik dan masukan yang membangun selalu kita dengar. Media adalah mitra sekaligus wadah untuk menyampaikan pandangan dan pemikiran demi kemajuan Magetan,” ujar Suyatno, Selasa (06/10/2026).

Legislator yang telah menjabat selama enam periode tersebut juga menyampaikan bahwa amanah sebagai wakil rakyat harus dijalankan dengan semangat pengabdian. Menurutnya, memperjuangkan aspirasi dan kepentingan masyarakat merupakan bagian dari tanggung jawab lembaga legislatif.

Melalui forum temu media tersebut, pimpinan DPRD Magetan juga membuka ruang dialog secara langsung dengan para jurnalis. Forum ini menjadi kesempatan bagi insan pers untuk menyampaikan masukan, gagasan, maupun kendala yang dihadapi saat menjalankan tugas jurnalistik, khususnya dalam melakukan peliputan di lingkungan DPRD.

Perkuat Sinergi dan Keterbukaan Informasi

Temu media tersebut tidak hanya menjadi forum silaturahmi, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat hubungan profesional antara DPRD dan media.

Salah satu tujuan yang ditekankan adalah membangun sinergi, yakni memperkuat komunikasi dan kerja sama antara lembaga legislatif dengan insan pers dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Selain itu, forum tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong keterbukaan informasi publik. Informasi mengenai kinerja, program kerja, serta kebijakan DPRD diharapkan dapat disampaikan secara terbuka dan mudah dipahami masyarakat.

Media juga dinilai memiliki posisi penting sebagai jembatan untuk menyerap aspirasi masyarakat. Berbagai persoalan dan isu yang berkembang di tengah warga dapat menjadi bahan masukan bagi DPRD dalam menjalankan fungsi representasi dan pengawasan.

Di sisi lain, komunikasi langsung antara DPRD dengan insan pers diharapkan dapat membantu menjaga akurasi informasi. Konfirmasi dan klarifikasi secara langsung dinilai penting untuk mengurangi potensi munculnya informasi yang tidak akurat maupun disinformasi.

Dengan adanya forum tersebut, DPRD Magetan berharap hubungan dengan insan pers tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berkembang menjadi komunikasi yang terbuka, profesional, dan konstruktif.

Kemitraan antara DPRD dan media diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam memastikan informasi mengenai kinerja lembaga legislatif tersampaikan secara jelas, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan. (Pr)