Ponorogo, SuaraRakyat62.com — Pemerintah Desa Tumpuk, Kecamatan Sawo, Kabupaten Ponorogo, terus menunjukkan keseriusannya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang mudah, cepat, dan humanis. Kepala Desa Tumpuk, Imam Sulardi, S.Pd, menegaskan komitmennya untuk membangun sistem pelayanan yang lebih transparan, adaptif, dan pro-rakyat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Kades Tumpuk Komit Tingkatkan Pelayanan Publik yang Cepat dan Humanis

Saat ditemui di ruang kerjanya pada Senin (22/06/2026), Imam menyampaikan bahwa pelayanan publik harus menjadi cerminan semangat pengabdian dan keterbukaan dalam pemerintahan desa.

“Kami berkomitmen menjadikan pelayanan masyarakat sebagai prioritas utama dengan prinsip mudah, cepat, dan akuntabel. Prosedur yang sebelumnya dianggap berbelit, kini secara bertahap kami sederhanakan agar warga tidak merasa kesulitan,” ujarnya.

Langkah nyata dilakukan melalui penataan sistem pelayanan terpadu di balai desa, pengaturan jam layanan yang fleksibel, serta pelatihan dan pembinaan etika pelayanan bagi aparatur desa. Imam juga menekankan pentingnya komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat sebagai upaya merespons cepat aspirasi dan keluhan warga.

Dampak dari pembenahan ini mulai dirasakan langsung oleh masyarakat. Salah satunya disampaikan oleh Barminto, warga RT 01 RW 01 Dusun Salam, yang mengaku sangat terbantu dengan pelayanan yang semakin cepat dan efisien.

“Sekarang lebih mudah. Saya cukup datang sekali ke balai desa dan semua keperluan langsung dilayani. Terima kasih kepada Pak Kades dan perangkat desa atas perhatian dan pelayanannya,” ungkapnya.

Melalui pendekatan demand-driven service, Pemerintah Desa Tumpuk terus mendorong transformasi pelayanan publik dari sekadar administratif menjadi pelayanan yang berorientasi pada kualitas dan kepuasan masyarakat. Kebijakan ini juga selaras dengan program pembangunan desa berkelanjutan dan semangat reformasi birokrasi yang digaungkan pemerintah pusat.

Dengan komitmen tersebut, Desa Tumpuk menjadi contoh nyata bagaimana pemerintah desa dapat hadir lebih dekat dan responsif terhadap kebutuhan warganya.

 

Pewarta ; Puryadi