Kota Pasuruan, SuaraRakyat62.com — Pemerintah Kota Pasuruan resmi memiliki nahkoda baru di jajaran birokrasi tertinggi. Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, melantik Lucky Danardono sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pasuruan dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan yang berlangsung khidmat, Senin (11/5/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Lucky Danardono Resmi Jadi Pj Sekda, Pemkot Pasuruan Tancap Gas Benahi Birokrasi

Pelantikan tersebut menjadi langkah penting untuk mengisi kekosongan jabatan strategis sekaligus menjaga stabilitas pemerintahan dan pelayanan publik di lingkungan Pemkot Pasuruan tetap berjalan maksimal.

Acara pelantikan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Asisten Daerah, Staf Ahli, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga pejabat struktural lainnya. Suasana berlangsung formal namun penuh pesan kuat tentang percepatan reformasi birokrasi dan penguatan pelayanan publik di Kota Pasuruan.

Dalam sambutannya, Adi Wibowo menegaskan bahwa posisi Sekretaris Daerah bukan sekadar jabatan administratif, melainkan motor utama penggerak birokrasi pemerintahan daerah. Ia meminta Pj Sekda yang baru dilantik mampu bergerak cepat mengonsolidasikan seluruh OPD agar roda pemerintahan berjalan efektif dan selaras dengan target pembangunan daerah.

“Jabatan Sekretaris Daerah adalah pusat kendali birokrasi. Saya ingin tidak ada lagi pola kerja lambat, sektoral, atau saling menunggu. Semua OPD harus bergerak cepat, solid, dan fokus pada pelayanan masyarakat. Kota Pasuruan tidak boleh tertinggal hanya karena birokrasi berjalan lamban,” tegas Adi Wibowo.

Wali Kota juga menyoroti pentingnya percepatan realisasi program prioritas daerah, terutama dalam optimalisasi serapan APBD, peningkatan kualitas layanan publik, hingga penguatan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Menurutnya, tantangan birokrasi saat ini tidak hanya soal administrasi, tetapi juga menyangkut kemampuan pemerintah menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat.

“Saya ingin birokrasi bekerja dengan ukuran hasil, bukan sekadar rutinitas. Jangan sampai masyarakat dipersulit hanya karena urusan meja dan prosedur. Pemerintah harus hadir dengan pelayanan yang cepat, bersih, dan responsif,” tandasnya.

Sementara itu, Lucky Danardono menyatakan kesiapannya mengemban amanah sebagai Pj Sekda Kota Pasuruan. Ia menilai jabatan tersebut merupakan tanggung jawab besar untuk memastikan stabilitas pemerintahan tetap terjaga di tengah tuntutan percepatan pembangunan daerah.

“Ini amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Saya akan langsung bergerak melakukan konsolidasi internal agar ritme birokrasi tetap berjalan baik dan seluruh program prioritas pemerintah daerah dapat dipercepat,” ujar Lucky usai pelantikan.

Ia juga menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antarlembaga dan antar-OPD agar pelayanan publik tidak berjalan parsial. Menurutnya, birokrasi modern harus mampu bekerja secara kolaboratif dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Birokrasi tidak boleh bekerja sendiri-sendiri. Semua harus saling terhubung, saling mendukung, dan memiliki visi pelayanan yang sama. Fokus utama kami adalah memastikan masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah,” katanya.

Di sisi lain, Lucky juga memberi sinyal tegas terkait disiplin birokrasi di lingkungan Pemkot Pasuruan. Ia menekankan bahwa evaluasi terhadap kinerja aparatur akan dilakukan secara menyeluruh demi memastikan efektivitas pemerintahan berjalan optimal.

“Ke depan tidak boleh ada budaya kerja yang lamban atau tidak produktif. ASN harus memiliki orientasi pelayanan dan target kerja yang jelas. Kita ingin birokrasi Pemkot Pasuruan menjadi birokrasi yang profesional dan dipercaya masyarakat,” tegasnya.

Pelantikan Pj Sekda baru ini sekaligus menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kota Pasuruan untuk memperkuat soliditas internal birokrasi di tengah tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks.

Dengan kepemimpinan baru di posisi Sekda, Pemkot Pasuruan berharap koordinasi pemerintahan semakin efektif, pelayanan publik semakin cepat, serta agenda pembangunan daerah dapat berjalan lebih terarah dan tepat sasaran demi kepentingan masyarakat Kota Pasuruan.

 

(Apin)