Pacitan, SuaraRakyat62.com — Kunjungan Prof. Dr. Endrianto ke Dusun Ketro, Desa Petungsinarang, Kecamatan Bandar, Kabupaten Pacitan, pada Sabtu (21/06/2025) disambut hangat dan antusias oleh warga, khususnya para petani. Sosialisasi yang difokuskan pada edukasi pertanian modern dan berkelanjutan ini dinilai membawa harapan baru bagi pengembangan pertanian di wilayah tersebut.

Dalam sesi pemaparan, Prof. Endrianto menyampaikan berbagai materi teknis mulai dari tata cara pembukaan lahan, hingga metode bercocok tanam yang efisien, ramah lingkungan, dan berorientasi hasil. Warga tampak antusias dan menyimak dengan serius setiap penjelasan yang diberikan.
“Kami hadir di sini sebagai bentuk komitmen untuk membantu para petani agar dapat mengelola lahannya secara lebih produktif dan mandiri. Pertanian modern bukan lagi pilihan, tapi keharusan jika ingin sejahtera,” ujar Prof. Dr. Endrianto dalam sambutannya.
Sosialisasi ini menjadi angin segar bagi para petani, terutama mereka yang selama ini kesulitan dalam mengakses informasi dan teknologi pertanian. Edukasi yang disampaikan juga menyentuh aspek manajemen pertanian yang transparan dan terukur.
Salah satu warga Dusun Ketro, Misno, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kehadiran dan perhatian dari kalangan akademisi.
“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dan bimbingan Prof. Endrianto. Kami petani kecil sangat butuh arahan agar bisa bertani dengan cara yang lebih baik dan menghasilkan. Ini langkah yang sangat membantu,” ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada satu kunjungan saja. Prof. Endrianto juga menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari gerakan pemberdayaan petani lokal, dengan tujuan akhir mendorong kemandirian dan kesejahteraan melalui pertanian yang maju dan berintegritas.
“Lahan tidur bisa diubah menjadi lahan produktif jika dikelola dengan ilmu dan niat baik. Kami ingin petani kita tidak hanya bisa menanam, tapi juga tahu bagaimana menjadikan pertanian sebagai sumber kesejahteraan yang berkelanjutan,” tambahnya.
Kegiatan diakhiri dengan dialog interaktif antara warga dan Prof. Endrianto. Warga berharap program edukasi semacam ini bisa dilakukan secara rutin dan meluas ke dusun-dusun lainnya di Pacitan.
Pewarta ; Puryadi




