Rokan Hulu, SuaraRakyat62.com – Mediasi antara PUK F.SPPP Aur Bersatu dengan pihak PT. KSM yang difasilitasi Camat Rambah Samo, Zulbahri, pada Senin (6/10/2025) belum menghasilkan keputusan pasti. Pertemuan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Rambah Samo itu berjalan tertib, namun tak mencapai kesepakatan karena pihak SPTI yang juga terlibat dalam kegiatan bongkar muat tidak hadir.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Mediasi Buntu di Kantor Camat, PUK FSPPP Aur Bersatu Tetap Kukuh Perjuangkan Hak Buruh Lokal

Dalam pertemuan tersebut, Ketua PUK F.SPPP Aur Bersatu, Efendi, menegaskan bahwa perjuangan mereka bukan sekadar untuk kepentingan organisasi, tetapi demi kesejahteraan masyarakat Desa Teluk Aur yang selama ini bergantung pada pekerjaan bongkar muat di lingkungan PT. KSM.

“Kami hanya ingin diberi kesempatan bekerja di tanah kami sendiri. Kami siap bekerja secara profesional dan mengikuti aturan yang berlaku,” ujar Efendi dengan tegas.

Ia juga memperingatkan, jika PT. KSM tetap menolak bekerja sama, maka pihaknya siap mengambil langkah tegas dengan memutus aliran Land Aplikasi PT. KSM dan parit gajah yang dibangun perusahaan tersebut.

Efendi berharap Bupati Rokan Hulu Anton, ST, MM turut turun tangan menyelesaikan persoalan ini, mengingat para pekerja yang menuntut hak tersebut merupakan warga asli Rokan Hulu yang membutuhkan pekerjaan dan dukungan pemerintah daerah.

Sementara itu, Camat Rambah Samo Zulbahri menyampaikan apresiasi atas sikap tertib dan damai dari pihak serikat pekerja dalam menyampaikan aspirasi melalui jalur musyawarah.

Di sisi lain, Irwantoro, selaku KTU PT. KSM, menyatakan bahwa dirinya tidak memiliki kewenangan untuk mengambil keputusan terkait tuntutan PUK F.SPPP Aur Bersatu. Meski begitu, pihak perusahaan tetap berkomitmen mempertahankan kerja sama dengan PUK FSPTI yang sudah berjalan selama ini.

Situasi mediasi dijaga ketat oleh Kapolsek Rambah Samo Ipda Sarlose Mesra, SH beserta personel kepolisian dan unsur TNI guna memastikan keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya dialog.

Hingga berita ini diterbitkan, PUK F.SPPP Aur Bersatu belum memperoleh kepastian terkait kesempatan kerja di PT. KSM. Meski begitu, mereka menegaskan akan terus berjuang dengan cara damai demi hak dan kesejahteraan masyarakat Teluk Aur.

 

 

(Tim)