Yogyakarta, Suararakyat62.com

Scroll Untuk Lanjut Membaca
MEMBANGUN KANTOR POLISI MASA DEPAN: MAPOLDA DIY TERAPKAN KONSEP SMART CITY 4.0

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, secara resmi meletakkan batu pertama pembangunan kompleks baru Markas Besar Daerah (Mapolda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Acara ini menjadi tonggak sejarah transformasi kepolisian menuju pelayanan yang lebih modern dan berbasis teknologi tinggi.

 

Dalam kesempatan tersebut, Jenderal Sigit menegaskan bahwa pembangunan Mapolda DIY tidak hanya sekadar pembangunan fisik, melainkan dirancang sebagai institusi kepolisian yang mengadopsi penuh konsep Smart City atau Kota Cerdas. Ada empat pilar utama teknologi yang menjadi landasan utama dalam pembangunan ini.

 

Pertama, penerapan konsep Data and Driven Policing Hub. Ini merupakan pusat kendali yang memanfaatkan data dari berbagai sumber secara real-time. Dengan sistem ini, pengambilan keputusan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan didasarkan pada fakta serta data yang akurat, bukan lagi sekadar perkiraan.

 

Kedua, pengembangan Social Listening and Sentiment Intelligence System. Sebuah sistem kecerdasan buatan yang dirancang khusus untuk memantau, menganalisis, dan memahami opini publik serta sentimen masyarakat, khususnya di ranah media sosial. Hal ini memungkinkan kepolisian untuk lebih responsif, cepat, dan tepat sasaran dalam merespons berbagai isu yang berkembang di masyarakat.

 

Ketiga, pembangunan Cyber Security Defense Center. Sebagai upaya antisipasi terhadap tingginya kejahatan digital, fasilitas ini akan berfungsi sebagai benteng pertahanan siber yang handal. Pusat ini bertugas melindungi sistem informasi dan data vital dari berbagai ancaman digital, mulai dari peretasan, penipuan daring, hingga kejahatan siber lainnya.

 

Keempat, penerapan Decision Intelligence and Knowledge System. Sebuah sistem manajemen yang mampu mengolah data, informasi, dan pengalaman organisasi menjadi sebuah basis pengetahuan yang terstruktur.

 

“Sistem ini akan sangat membantu pimpinan dalam membuat keputusan strategis yang lebih cerdas, akurat, dan berkelanjutan,” jelas Kapolri dalam sambutannya, Minggu (3/5/2026).

 

Langkah pembangunan Mapolda DIY dengan empat konsep tersebut merupakan terobosan yang sangat visioner dan tepat waktu. Di era digital saat ini, keamanan tidak lagi hanya soal fisik, tetapi juga menyangkut data dan informasi.

 

Penerapan teknologi ini menunjukkan arah baru Polri yang semakin adaptif dan profesional. Dengan kemampuan menganalisis data, memantau sentimen publik, dan menjaga keamanan siber secara terintegrasi, pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat akan menjadi jauh lebih efektif dan efisien. Ini adalah bukti nyata komitmen untuk menghadirkan kepolisian yang modern, cerdas, dan siap menjawab tantangan zaman.

 

Redaksi