SUARARAKYAT62, ROKAN HULU – Dugaan tindak kekerasan yang diduga melibatkan oknum tim patroli perusahaan di areal perkebunan di Kabupaten Rokan Hulu, Riau, menjadi sorotan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Mengaku Dianiaya didepan Anaknya, Korban Minta Keadilan

Seorang pria bernama Taosarao Laia (30) dilaporkan mengalami luka bacok dan dugaan penganiayaan, sementara istri serta tiga anaknya yang masih balita disebut menyaksikan langsung kejadian tersebut hingga mengalami trauma.

Peristiwa itu diduga terjadi pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 18.30 WIB di Afdeling I areal perkebunan PT Torganda yang saat ini dikelola oleh PT Agrinas Palma Nusantara, Desa Tambusai Utara, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban mengalami luka bacok pada kaki kiri serta bengkak di bagian rahang akibat diduga dipukul berulang kali. Keluarga menyebut pelaku berjumlah dua orang yang diduga merupakan oknum tim patroli perusahaan inisial MS dan T

“Kami hanya ingin keadilan. Anak-anak kami sampai sekarang masih ketakutan karena melihat ayahnya dianiaya di depan mata mereka,” ujar Rosmawati sambil menangis.

Sehari setelah kejadian, keluarga mendatangi Polsek Tambusai Utara untuk membuat Laporan Polisi(LP) Namun hingga berita ini diterbitkan pelapor belum mendaoatkan Surat Tanda Penerimaan Lapioran (STPL) sebagai bukti bahwa laporan telah diterima secara resmi.

Kondisi itu membuat keluarga mempertanyakan kepastian penanganan perkara dan berharap aparat penegak hukum segera memberikan kepastian proses hukum.

“Kami berharap laporan ini diproses secara cepat, profesional, dan sesuai prosedur. Kami hanya ingin kepastian hukum dan rasa aman,” tambah Rosmawati.

Keluarga juga meminta Kapolres Rokan Hulu memberikan perhatian terhadap penanganan perkara tersebut agar proses hukum berjalan secara transparan, profesional, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, pihak PT Agrinas Palma Nusantara juga diharapkan memberikan klarifikasi terkait dugaan keterlibatan oknum yang disebut sebagai anggota tim patroli perusahaan dalam peristiwa tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari Polsek Tambusai Utara, Polres Rokan Hulu, maupun manajemen PT Agrinas Palma Nusantara terkait dugaan penganiayaan tersebut.(es)