Kota Batu, SuaraRakyat62.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Pasuruan menggelar kegiatan Orientasi Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kota Pasuruan pada Sabtu-Minggu, 20-21 Juni 2026, di Kota Batu, Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat ideologi, meningkatkan kapasitas kader, serta membangun soliditas organisasi dalam menghadapi dinamika politik dan perjuangan kerakyatan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Orientasi PAC Jadi Ajang Penguatan Ideologi dan Konsolidasi PDI Perjuangan Kota Pasuruan

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Pasuruan, serta seluruh pengurus PAC se-Kota Pasuruan.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Marhaenisme, dan Hymne PDI Perjuangan sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kebangsaan, nasionalisme, dan semangat perjuangan partai. Kegiatan dipandu oleh Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan, Dewi Sartika, selaku moderator.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan, Mahfud Husaeri, ST, dalam sambutannya menegaskan bahwa orientasi kepartaian bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan bagian dari proses pembentukan kader yang berkualitas dan memiliki pemahaman ideologis yang utuh.

“Orientasi ini sejatinya merupakan pra-kaderisasi yang sangat penting untuk membentuk kualitas kader yang lebih baik. Ini adalah langkah awal bagi kita untuk memahami secara penuh dan utuh fungsi serta tugas pokok sebagai kader partai. Kader PDI Perjuangan harus mampu menjadi penyambung lidah rakyat dan memberikan informasi yang benar kepada masyarakat,” tegas Mahfud.

Menurutnya, partai politik tidak boleh dipandang hanya sebagai kendaraan kekuasaan, melainkan sebagai alat perjuangan untuk memperjuangkan kepentingan rakyat dan menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

“PDI Perjuangan lahir dari rahim perjuangan rakyat. Karena itu, setiap kader harus hadir di tengah masyarakat, mendengar keluhan rakyat, serta memperjuangkan aspirasi mereka melalui jalur politik yang berkeadilan,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan, Tatit Panji, S.I.Kom, menyampaikan materi mengenai sejarah lahirnya PDI Perjuangan, perjalanan ideologi partai, serta nilai-nilai perjuangan yang diwariskan oleh Bung Karno.

Menurut Tatit, pemahaman terhadap sejarah partai menjadi fondasi penting agar kader tidak kehilangan arah perjuangan di tengah perubahan zaman.

“Kader PDI Perjuangan harus memahami sejarah partai, memahami ideologi Bung Karno, dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Jangan sampai kita hanya mengenal simbol dan atribut partai, tetapi melupakan esensi perjuangannya, yaitu berpihak kepada wong cilik dan menjaga semangat gotong royong,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, orientasi dilakukan melalui metode pembagian kelompok. Setiap kelompok diberikan materi kepartaian untuk dipelajari, didiskusikan, dan dipresentasikan di hadapan peserta lainnya. Masing-masing kelompok juga didampingi langsung oleh pengurus DPC guna memastikan proses pembelajaran berjalan efektif dan interaktif.

Metode ini bertujuan untuk membangun budaya diskusi, meningkatkan kemampuan analisis, serta memperkuat pemahaman kader terhadap organisasi dan ideologi partai.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, pada Minggu (21/6/2026), seluruh jajaran Pengurus DPC dan Pengurus PAC PDI Perjuangan Kota Pasuruan melaksanakan ziarah dan tabur bunga di makam Soekarno di Blitar.

Kegiatan ziarah tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan refleksi atas perjuangan Sang Proklamator sekaligus untuk meneguhkan kembali semangat nasionalisme, marhaenisme, dan pengabdian kepada rakyat.

Orientasi Pengurus Anak Cabang se-Kota Pasuruan menjadi bukti bahwa PDI Perjuangan terus melakukan konsolidasi dan penguatan ideologi secara berkelanjutan. Di tengah tantangan politik dan perubahan sosial yang semakin dinamis, kader partai dituntut tidak hanya memahami organisasi, tetapi juga memiliki keberpihakan yang nyata kepada rakyat.

Dengan memperkuat pemahaman sejarah perjuangan, memperdalam nilai-nilai marhaenisme, dan meneladani semangat Bung Karno, PDI Perjuangan Kota Pasuruan berharap lahir kader-kader yang militan, berintegritas, serta mampu menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat dan menjaga cita-cita Indonesia yang berdaulat, berdikari, dan berkepribadian dalam kebudayaan.

 

 

(Yus)