Kota Pasuruan, SuaraRakyat62.com – Suasana ceria dan penuh semangat menyambut peserta didik baru SMPN 11 Kota Pasuruan dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang digelar selama lima hari, mulai Senin, 14 Juli hingga 18 Juli 2024.

Dengan mengusung tema utama “MPLS Ramah”, kegiatan ini dirancang untuk menciptakan suasana yang hangat, menyenangkan, dan bebas tekanan. Nilai-nilai kesantunan, kesetiakawanan, semangat, dan kedisiplinan menjadi inti dari seluruh rangkaian kegiatan.

MPLS tahun ini semakin menarik dengan sub tema kreatif: “Petualangan Baru di Sekolah Ajaib”, yang mengajak siswa menjelajahi dunia baru di bangku SMP tempat untuk tumbuh, belajar, dan mengekspresikan diri tanpa batas.
Waka Kesiswaan sekaligus Ketua Panitia, Firdaus Alamien, menjelaskan bahwa MPLS bukan sekadar kegiatan orientasi, melainkan awal dari kisah baru yang penuh makna.
“Ini adalah langkah pertama dalam perjalanan mereka. Di sinilah mereka mulai mengenal dunia baru, bukan hanya ruang kelas, tapi juga persahabatan, keberanian, dan jati diri mereka sendiri,” ungkap Firdaus.
Kepala SMPN 11 Kota Pasuruan, Panca Setia Iriani, dalam sambutannya menekankan bahwa MPLS adalah waktu yang tepat untuk membentuk karakter, menanamkan nilai positif, dan menumbuhkan rasa percaya diri peserta didik.

“Kisah baru anak-anak kita dimulai di sini. Jangan takut mencoba, jangan malu bertanya, dan yang paling penting: jadilah diri sendiri. Sekolah ini adalah rumah untuk tumbuh bersama,” ujar Panca.
Tak hanya materi pengenalan sekolah, MPLS juga diisi dengan kegiatan ekspresi seni, permainan edukatif, eksplorasi lingkungan sekolah, serta sesi motivasi yang mengajak siswa untuk bermimpi dan berani melangkah.
Sub tema lain, “Kisah Baruku Dimulai: Menjelajah Impian di Sekolah Baru”, menyiratkan bahwa setiap siswa membawa harapan dan cita-cita besar yang akan tumbuh bersama perjalanan mereka di SMPN 11.
Dengan pendekatan yang humanis dan inspiratif, MPLS Ramah di SMPN 11 membuktikan bahwa mengenal sekolah bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan dan membangun.
Para siswa baru pun tampak antusias dan bersemangat mengikuti setiap kegiatan, menjadikan hari pertama mereka bukan sebagai beban, tetapi sebagai awal dari petualangan seru dalam dunia pendidikan.
Pewarta ; Zen_Satuman




