PEKANBARU, Suararakyat62.com – Keributan antara pemilik mobil dan pihak leasing terkait penarikan satu unit mobil Mitsubishi Pajero Sport terjadi di area parkir RSUD Arifin Achmad, Kota Pekanbaru, Rabu (5/8/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut sempat menarik perhatian warga sekitar dan pengunjung rumah sakit. Menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan darurat 110, personel Polresta Pekanbaru langsung turun ke lokasi untuk mengamankan situasi.
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Anggi Rian Diansyah mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 02.30 WIB. Tidak lama berselang, petugas piket Satreskrim mendatangi lokasi kejadian di area parkir rumah sakit yang berada di Jalan Mustika.
“Setelah menerima laporan, personel langsung menuju lokasi. Kedua belah pihak yang terlibat perselisihan kemudian kami bawa ke Polresta Pekanbaru untuk dimintai keterangan,” ujar AKP Anggi, Rabu malam.
Dari hasil pemeriksaan awal, pemilik kendaraan mengakui adanya tunggakan pembayaran cicilan mobil tersebut. Sementara itu, pihak leasing menyatakan penarikan kendaraan dilakukan berdasarkan surat perintah yang mereka miliki.
Polisi kemudian melakukan mediasi dan meminta keterangan dari kedua belah pihak. Namun hingga proses tersebut selesai, baik pemilik kendaraan maupun pihak leasing belum mengajukan laporan polisi terkait kejadian itu.
“Kami telah mempersilakan pihak yang merasa dirugikan untuk membuat laporan resmi agar dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Namun hingga saat ini belum ada laporan polisi yang dibuat oleh kedua belah pihak,” jelasnya.
Untuk mengantisipasi terjadinya perselisihan lanjutan, polisi mengamankan satu unit Mitsubishi Pajero Sport tersebut ke Mapolresta Pekanbaru sebagai barang titipan sampai terdapat kejelasan penyelesaian antara kedua belah pihak.
AKP Anggi juga mengimbau masyarakat agar setiap proses penarikan kendaraan dilakukan sesuai ketentuan hukum dan mengedepankan prosedur yang berlaku, sehingga tidak menimbulkan konflik di lapangan maupun mengganggu ketertiban umum.(Lamro Sitanggang)




