Pasuruan, SuaraRakyat62.com –Pemerintah Kabupaten Pasuruan sukses menyelenggarakan upacara peringatan Hari Santri Nasional 2025, mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka dalam Peradaban Dunia”. Acara ini berlangsung di halaman depan Kantor Bupati, Raci, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, pada Rabu, 22 Oktober 2025. Wakil Bupati Pasuruan, Bapak Shobikh Asrori, bertindak sebagai pembina apel upacara, didampingi berbagai tokoh penting lainnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Pemerintah Kabupaten Pasuruan Sukses Gelar Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2025

Di antara hadirin terhormat, tampak hadir Bapak Ahmad Musa Nurullah Sadat (Kasat Korcab Banser), Bapak Chosim Nur Ch, ratusan santri, mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama, tokoh agama, dan pejabat pemerintah daerah. Kehadiran mereka mencerminkan dukungan penuh terhadap peringatan Hari Santri Nasional, sebuah momentum yang sangat berarti bagi Kabupaten Pasuruan.

Upacara ini adalah wujud apresiasi dan pengakuan atas peran vital santri dalam pembangunan bangsa. Hari Santri Nasional, yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober, menjadi pengingat akan jasa para ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Semangat perjuangan dan nilai-nilai luhur yang mereka wariskan terus menjadi inspirasi bagi generasi penerus.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Shobikh Asrori menyampaikan bahwa santri memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan. Beliau menekankan harapan agar santri dapat menjadi agen perubahan yang membawa kemajuan bagi daerah dan negara, serta mampu menghadapi tantangan global dengan berbekal ilmu dan akhlak yang mulia.

“Santri adalah garda terdepan dalam menjaga moralitas bangsa. Saya berharap santri dapat terus berkontribusi dalam pembangunan daerah dan negara,” ujar Wakil Bupati Shobikh Asrori. Beliau juga menambahkan, “Kita harus senantiasa mengingat bahwa santri bukan hanya penjaga tradisi, tetapi juga pelopor inovasi. Dengan semangat kebersamaan, kita bisa mewujudkan Kabupaten Pasuruan yang lebih maju, berdaya saing, dan berakhlak mulia.”

Wakil Bupati juga menegaskan pentingnya sinergi antara pesantren, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun daerah. “Pendidikan pesantren adalah aset berharga yang harus kita lestarikan dan kembangkan. Dengan dukungan dari semua pihak, kita bisa menciptakan generasi santri yang berkualitas dan siap menghadapi tantangan zaman,” tambahnya.

Upacara peringatan Hari Santri Nasional di Kabupaten Pasuruan semakin terasa khidmat dengan iringan paduan suara dari mahasiswa-mahasiswi Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan (UNU Pasuruan). Penampilan mereka tidak hanya menambah semangat, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan kebanggaan dalam acara tersebut.

Pemerintah Kabupaten Pasuruan berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan pendidikan pesantren dan meningkatkan kesejahteraan santri. Langkah ini bukan hanya sebagai bentuk perhatian, tetapi juga sebagai investasi untuk masa depan bangsa. Diharapkan, para santri dapat terus berkarya dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, serta menjadi teladan bagi generasi muda lainnya.

Sebagai penutup rangkaian apel upacara, Wakil Bupati Shobikh Asrori memberikan hadiah kepada 13 penerima, termasuk bantuan kaki palsu bagi mereka yang membutuhkan. Penerima bantuan tersebut diantarnya;

  1. Dewi Jamilah, Kedawung Wetan, Kecamatan Grati
  2. Febri Yannuar, Purwodadi (kaki palsu kiri)
  3. Fitriyah, Wonosari, Kecamatan Gondangwetan (kaki palsu kiri)
  4. Ahmad Yusuf S, Kejapanan Kecamatan Gempol
  5. Samari, Purwodadi
  6. Farida, Tidu, Kecamatan Pohjentrek
  7. Suki, Sumberrejo, Winongan
  8. Suyanto, Sanganom, Nguling
  9. Tumin, Sedarum, Nguling
  10. Wakit, Ampelsari, Pasrepan
  11. Muk’ Awanah, Mangguan, Pasrepan
  12. Siti Fatimah, Kersikan, Gondangwetan
  13. Prayitno, Kedawung Wetan, Grati

Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan meningkatkan kualitas hidup para penerima.

 

Pewarta; Apin