PEKANBARU, Suararakyat62  — Seorang petugas mitra kerja PLN bagian Pemeliharaan (HAR), Uci Harahap atau dikenal juga sebagai Uchhi Monopo, menjadi korban sengatan listrik saat bertugas di Jalan AMD, Kelurahan Tanjung Rhu, Kecamatan Lima Puluh, Pekanbaru, pada Sabtu pagi, 19 September 2026. Peristiwa ini memicu kecaman keras dari kalangan pemerhati dan aktivis Riau yang menilai manajemen PLN bersikap diam dan tidak segera memberikan penjelasan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Uci Harahap Petugas PLN Tersengat Listrik di Pekanbaru, Aktivis Riau Kutuk Sikap Bungkam Pimpinan

Berdasarkan keterangan yang diterima, saat kejadian korban sedang bekerja di atas tiang listrik bersama rekan kerjanya dan didampingi dua orang pengawas. Saat itulah tiba-tiba terjadi aliran tegangan listrik yang masuk ke jaringan yang sebelumnya dinyatakan padam. Korban langsung tersengat dan mengalami luka bakar serius di sejumlah bagian tubuh.

Peristiwa ini mengangkat pertanyaan mendasar terkait keselamatan kerja (K3), sistem pengamanan jaringan, pemasangan alat pembumian (earthing set), serta kejelasan komunikasi antara petugas di lapangan, tim pengawas, dan petugas pengatur jaringan di pusat pengendali. Jika jalur listrik sudah dipastikan mati, mengapa tiba-tiba tegangan kembali mengalir saat pekerja masih berada di tempat?

Merespons hal ini, Cep Permana Galih, aktivis Riau yang juga mantan Presiden Mahasiswa, mengecam keras sikap pimpinan PLN yang dinilai masih diam dan bungkam pascainsiden.

“Kami mendesak PLN segera bertanggung jawab. Tangani korban secara serius, buka kronologi peristiwa secara transparan, periksa prosedur kerja, serta pengawasan di lapangan. Jika ditemukan adanya kelalaian, pihak-pihak yang terbukti bersalah harus dipanggil dan dipertanggungjawabkan,” tegas Cep Permana Galih.

Ia menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Jika tidak ada penyelesaian yang serius dan memuaskan, persoalan ini akan dinaikkan ke tingkat pusat maupun instansi pemerintah terkait.

“Kami tidak akan diam. Jika tidak ada langkah nyata dari manajemen di sini, kasus ini akan kami bawa ke PLN Pusat dan pemerintah. Keselamatan pekerja tidak boleh dipermainkan,” tambahnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak manajemen PLN terkait insiden tersebut. Keluarga korban dan rekan-rekan sesama pekerja berharap pihak berwenang segera menurunkan tim investigasi guna mengungkap akar masalah dan mencegah kejadian serupa terulang kembali.(Pardi. S)