SUARARAKYAT63 – SMPN 2 Bululawang menggelar aksi nyata dalam rangka Hari Bumi 2026 pada Kamis (23/4/2026). Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memohon dukungan seluruh elemen sekolah dan masyarakat dalam upaya menuju Adiwiyata Nasional.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Hari Bumi 2026 Diperingati SMPN Bululawang, Targetkan Adiwiyata Nasional

Kepala sekolah menyampaikan bahwa peringatan Hari Bumi diisi dengan berbagai kegiatan konkret, mulai dari penanaman pohon, gotong royong membersihkan lingkungan, pemilahan sampah, hingga kampanye hemat air.

“Siswa, guru, dan komite sekolah turun langsung. Ini bukti komitmen kami menjaga bumi dimulai dari lingkungan sekolah,” ujarnya.

Saat ini, SMPN 2 Bululawang telah menyandang predikat Adiwiyata tingkat Kabupaten. Tahun 2026 ini, sekolah menargetkan naik ke jenjang Adiwiyata Nasional.

“Kami memohon doa dan dukungan semua pihak. Adiwiyata bukan sekadar lomba, melainkan budaya cinta lingkungan yang harus tumbuh dan hidup di sekolah,” tegasnya.

Dalam kegiatan ini, siswa berprestasi turut dilibatkan sebagai agen perubahan. Mereka aktif mengampanyekan kepedulian lingkungan melalui mading sekolah, media sosial, hingga menjadi duta lingkungan di kelas masing-masing.
Langkah ini diharapkan mampu menyelaraskan prestasi akademik dengan pembentukan karakter peduli lingkungan.

Kepala SMPN 2 Bululawang juga menyampaikan tiga harapan utama dalam momentum Hari Bumi ini:
1. Budaya Lingkungan Jadi Kebiasaan
“Kegiatan seperti tanam pohon dan pilah sampah tidak boleh berhenti di seremoni. Siswa harus terbiasa membawa tumbler, menghemat air, dan disiplin membuang sampah.

2. Prestasi Sejalan dengan Karakter
“Banyak siswa kami berprestasi. Namun, mereka juga harus unggul dalam menjaga lingkungan. Tidak ada arti kecerdasan tanpa kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian.”

3.Ajakan kepada semua Elemen
“Kami mengajak orang tua, komite sekolah, DLH, dan masyarakat Bululawang untuk bersama-sama mendukung. Tanpa gotong royong, target Adiwiyata Nasional sulit terwujud. Ini adalah tanggung jawab bersama,” pungkasnya.
(Nyak)