PASURUAN, SUARARAKYAT62.COM

Insiden dugaan tindakan arogan oleh petugas keamanan terjadi di lingkungan Pengadilan Agama Bangil, Rabu pagi (29/4/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.
Peristiwa bermula saat seorang wartawan hendak meminta keplek atau kalung tanda pengunjung sebagai syarat memasuki area pelayanan. Namun, alih-alih mendapat arahan dengan baik, wartawan justru mengaku dibentak oleh satpam outsourcing bernama Rian.
Keributan yang terjadi di area pelayanan itu sempat menarik perhatian sejumlah pengunjung. Beberapa warga yang sedang mengurus keperluan di Pengadilan Agama Bangil disebut menyaksikan langsung ketegangan antara wartawan dan petugas keamanan tersebut.
Sikap petugas keamanan itu menuai sorotan karena dinilai tidak mencerminkan etika pelayanan publik yang humanis dan profesional. Sebagai lembaga pelayanan hukum, seluruh petugas diharapkan mampu memberikan pelayanan yang sopan kepada siapa pun, termasuk insan pers yang menjalankan tugas jurnalistik.
Insiden ini juga dinilai berpotensi mencoreng citra pelayanan di lingkungan peradilan apabila tidak segera mendapat evaluasi dari pihak manajemen maupun pimpinan lembaga.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pengadilan Agama Bangil terkait dugaan tindakan arogan tersebut.
“Kami datang menjalankan tugas jurnalistik, bukan mencari masalah. Seharusnya petugas bisa menyampaikan aturan dengan santun,” ujar sumber di lokasi.
(Red)




