Surabaya, SuaraRakyat62com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan sejumlah fasilitas olahraga milik pemerintah kota untuk mendukung pelaksanaan putaran nasional Piala Soeratin yang akan berlangsung di Surabaya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Pemkot Surabaya Siapkan Fasilitas Gratis untuk Piala Soeratin Nasional

Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan tanpa biaya sewa untuk kebutuhan latihan maupun pertandingan, sebagai bagian dari dukungan terhadap pembinaan sepak bola usia muda.

Dukungan itu disampaikan setelah Persebaya Kelompok Umur (KU) 13, 15, dan 17 tahun berhasil meraih gelar juara Piala Soeratin tingkat Jawa Timur secara bersamaan.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan Pemkot Surabaya siap memberikan dukungan fasilitas kepada PSSI dan Persebaya yang akan menjadi tuan rumah putaran nasional.

“Kami memberikan support penuh kepada PSSI dan pembinaan ini. Dengan lapangan latihan maupun lapangan pertandingan. Apalagi hari ini Persebaya bermain sebagai tuan rumah di Kota Surabaya. Kalau untuk PSSI tidak ada biaya sewa, karena Persebaya ini juara,” kata Eri saat menerima audiensi ofisial, manajemen, serta pemain Persebaya KU 13, 15, dan 17 di Ruang Sidang Wali Kota Surabaya, Jumat (25/9/2026).

Sejumlah fasilitas yang disiapkan antara lain Lapangan Thor, Lapangan ABC, Gelora Bung Tomo (GBT), dan Gelora 10 November. Sementara teknis penggunaan masing-masing fasilitas akan dikoordinasikan lebih lanjut antara Pemkot Surabaya, PSSI, dan manajemen Persebaya.

Menurut Eri, dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemkot Surabaya dalam mendukung pembinaan sepak bola usia muda. Terlebih, tiga kelompok usia Persebaya baru saja mencatat prestasi bersama di tingkat Jawa Timur.

“Saya matur nuwun (terima kasih) Persebaya kembali mengharumkan nama Kota Surabaya. Di Piala Soeratin, mungkin ini pertama kali dalam sejarah kelompok umur 13, 15, dan 17 juara bersama di tingkat Jawa Timur,” ujarnya.

Dengan status sebagai tuan rumah putaran nasional, Eri berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan para pemain muda untuk mengembangkan kemampuan sekaligus bersaing di level yang lebih tinggi.

Ia juga berpesan agar para pemain tetap membawa karakter permainan khas Surabaya saat tampil di putaran nasional.

“Saya nitip untuk terus memberikan semangat kepada adik-adik semuanya. Terus main ngosek, terus main ngeyel, ini main di kandang kita di Kota Surabaya. Karakter Persebaya itu wani tempur,” katanya.

Eri berharap dukungan fasilitas dan kesempatan menjadi tuan rumah dapat menjadi motivasi tambahan bagi para pemain untuk melanjutkan prestasi hingga tingkat nasional.

“Semoga kelompok umur 13, 15, dan 17 Persebaya bisa menjadi yang terbaik dan keluar sebagai juara di kandangnya sendiri,” tandasnya.

Sementara itu, Direktur Pembinaan Amatir/Usia Muda Persebaya, Saleh Hanifah, menyambut positif dukungan yang diberikan Pemkot Surabaya.

Menurut Saleh, dukungan tersebut menjadi motivasi tambahan bagi pemain, pelatih, dan manajemen dalam mempersiapkan diri menghadapi putaran nasional.

“Apa yang disampaikan Pak Wali tadi betul-betul memotivasi kita semuanya, bukan hanya pengurus, tetapi juga seluruh tim. Saya berharap momen hari ini bisa diresapi oleh seluruh pemain, pelatih, dan manajemen,” tutur Saleh.

Ia memastikan pesan untuk bermain penuh semangat akan menjadi bagian dari persiapan tim menghadapi kompetisi nasional.

“Tadi pesannya adalah wani ngosek dan wani ngeyel. Itu yang akan betul-betul kita terapkan kepada seluruh pemain,” tegasnya.

Dukungan fasilitas olahraga milik Pemkot Surabaya tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah kota dalam mendukung pembinaan sepak bola usia muda. Dengan tersedianya fasilitas latihan dan pertandingan tanpa biaya sewa untuk agenda tersebut, persiapan Persebaya KU 13, 15, dan 17 diharapkan dapat berlangsung lebih optimal sebelum berlaga di tingkat nasional.

 

(Ani)