Madiun, Suararakyat62.com – Pemerintah Kabupaten Madiun menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan potensi kopi lokal dengan menyalurkan bantuan bibit kopi kepada Kelompok Tani (Poktan) Mekarsari di Desa Durenan, Kecamatan Gemarang. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menjadikan wilayah lereng Gunung Wilis sebagai sentra produksi kopi unggulan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Kopi Wilis Siap Mendunia, Pemkab Madiun Bantu Desa Durenan Jadi Sentra Baru

Sosialisasi program bantuan bibit kopi ini digelar langsung di Desa Durenan pada Jumat (23/5/2025), dihadiri oleh perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Madiun, PPL Kecamatan Gemarang, serta puluhan petani setempat.

Imron Rasidi, Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun, menjelaskan bahwa bantuan bibit kopi akan mulai direalisasikan pada bulan Oktober 2025. Bantuan ini bersumber dari APBD melalui skema Pendanaan Berbasis Hasil (PBH).

“Desa Durenan dipilih karena kondisi geografisnya sangat cocok untuk budi daya kopi. Ini menjadi peluang besar untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan menjadikan desa ini sebagai salah satu sentra kopi Kabupaten Madiun,” ujar Imron.

Tak hanya kopi, pemerintah juga merencanakan bantuan bibit kakao untuk wilayah lain yang memiliki potensi serupa. Program ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi baru di daerah pegunungan yang selama ini belum tergarap optimal.

Ketua Poktan Mekarsari menyambut baik program ini. “Kami sangat mengapresiasi perhatian pemerintah daerah. Bantuan ini bukan hanya soal bibit, tapi tentang masa depan ekonomi masyarakat desa. Semoga Desa Durenan bisa dikenal sebagai penghasil kopi berkualitas dari lereng Wilis,” ungkapnya.

Dengan dukungan pemerintah dan semangat warga, harapan menjadikan Durenan sebagai ikon kopi lokal Madiun bukan lagi impian. Kini saatnya petani bangkit dan kopi lokal naik kelas di pasar regional hingga nasional.

 

 

Pewarta ; Puryadi