Surabaya, SuaraRakyat62.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menunjukkan keseriusannya dalam menyusun anggaran pembangunan tahun 2026 dengan gerak cepat yang dimulai dari penunjukan pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Pemkot Surabaya Gaspol Susun Anggaran 2026, Plt Sekda Baru Langsung Tancap Gas

Adalah Rachmad Basari, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Surabaya, yang ditunjuk Wali Kota Eri Cahyadi sebagai Plt Sekda. Penunjukan ini bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan bagian dari strategi percepatan pembangunan Kota Pahlawan pasca efisiensi anggaran yang dilakukan pada tahun 2025.

“Jadi sebenarnya adalah percepatan untuk tahun 2026, bagaimana menyusun anggaran. Di tahun 2025 ini kita banyak melakukan efisiensi karena ada berbagai penyesuaian dari kebijakan pusat,” ujar Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, pada Senin (9/6/2025).

Menurut Eri, berbagai program strategis akan diprioritaskan agar pembangunan di Surabaya lebih tepat sasaran dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Ia menekankan bahwa efisiensi bukan berarti pengurangan pembangunan, melainkan upaya untuk memfokuskan anggaran ke hal-hal yang lebih berdampak.

“Harapannya adalah pekerjaan yang dilakukan bisa memberi manfaat nyata. Jadi kita memotong sebagian kegiatan saat ini demi manfaat yang lebih besar di tahun berikutnya,” tambahnya.

Tentukan Skala Prioritas, Surabaya Fokus Bertahap
Pemkot Surabaya menegaskan bahwa pembangunan akan dilakukan berdasarkan skala prioritas, bukan dengan cara merata namun minim dampak. Dengan sumber daya yang terbatas, Eri mengibaratkan bahwa pihaknya harus memilih mana yang paling mendesak: sekolah, penanganan banjir, atau perbaikan jalan.

“Maka tidak mungkin semuanya dikerjakan sekaligus. Kalau sekolah dan banjir lebih penting, maka aspal jalan bisa ditunda ke tahun depan. Harus fokus agar hasilnya optimal,” jelas politisi dari PDI Perjuangan ini.

Lelang Jabatan Sekda Dimulai Pekan Depan
Lebih lanjut, Wali Kota Eri menyampaikan bahwa pendaftaran lelang terbuka jabatan Sekda definitif akan dibuka segera setelah libur panjang Idul Adha. Langkah ini sekaligus menandakan bahwa Pemkot ingin memastikan posisi strategis ini diisi oleh sosok yang mampu mendukung percepatan pembangunan kota.

“Plt Sekda sekarang fokus ke penyusunan anggaran. Sementara, untuk jabatan definitif, minggu depan kita buka pendaftarannya,” tegas Eri.

Dengan perencanaan yang matang dan langkah cepat di awal, Pemkot Surabaya menunjukkan tekadnya untuk menjadikan 2026 sebagai tahun percepatan pembangunan dengan manfaat nyata bagi warganya.

 

Penulis ; Suliyani