Morotai, SuaraRakyat62.com – Festival budaya MoroFest 2025 kembali mengguncang Pulau Morotai, Maluku Utara. Sebanyak 1125 peserta dari 75 regu ikut memeriahkan lomba karnaval hari kedua yang digelar di pusat kota Kabupaten Morotai, Sabtu (19/7/2025).

Atraksi budaya yang ditampilkan berasal dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak TK hingga peserta umum. Ribuan warga dari dalam dan luar Morotai tumpah ruah menyaksikan suguhan budaya dari berbagai penjuru Indonesia. Karnaval ini menjadi bukti nyata semangat Bhinneka Tunggal Ika yang hidup di tengah masyarakat.
Plt. Kepala Dinas Pariwisata Morotai, Muksin Suleman, mengungkapkan bahwa MoroFest tahun ini sangat berbeda dan lebih meriah dari tahun sebelumnya. Tak hanya dari segi konsep dan lokasi acara, namun juga dari besarnya antusias masyarakat.
“Sebanyak 1125 peserta tampil dengan atraksi budaya yang variatif. Dari Jawa, Suku Buton, Ambon, hingga Aru Irian. Ada juga Reog Ponorogo yang selalu menarik perhatian,” jelas Muksin saat ditemui di arena festival, Pasar Rakyat CBD Desa Gotalamo, Kecamatan Morotai Selatan.
Festival yang mengusung tema “Rame-Rame Datang ke Morotai” ini merupakan gagasan dari Bupati Rusli Sibua dan Wakil Bupati Rio Christian Pawane. Konsep kebudayaan yang diangkat menjadikan acara ini tidak hanya sarat hiburan, tetapi juga penuh nilai edukatif tentang keberagaman budaya Indonesia.

“Tahun ini beda, lebih ramai, lokasinya strategis, konsepnya kental adat dan budaya lokal. Ini jadi daya tarik utama, dan pengunjung terus berdatangan dari pembukaan hingga hari kedua,” tambah Muksin.
Beberapa penampilan yang paling memukau pengunjung antara lain Tarian Aru Irian yang eksotis, atraksi Suku Buton yang enerjik, hingga pertunjukan Reog Ponorogo yang gagah dan atraktif.
Selain aspek budaya, perputaran ekonomi juga ikut meningkat. Meski masih dalam proses penghitungan statistik, Dinas Pariwisata memastikan dampak ekonomi dari festival ini cukup signifikan bagi pelaku UMKM lokal.
MoroFest 2025 tidak hanya menjadi ajang unjuk budaya, namun juga mengokohkan posisi Pulau Morotai sebagai destinasi wisata budaya yang patut diperhitungkan di Indonesia Timur.
Pewarta ; Irjan_Nyong




